← Beranda
KPK Duga Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara Samarkan Aset Mewah ke Ipda Yayat Sudrajat
Muhammad Ridwan• Selasa, 29 September 2026 | 02.14 WIB
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri dugaan aset milik Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara yang berkaitan dengan perkara dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

KPK menduga terdapat penyamaran aset yang dilakukan oleh Ade Kuswara.

Dalam pengembangan kasus tersebut, penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap istri Ipda Yayat Sudrajat (YYS), Rista Mardiana. Namun, Rista tidak memenuhi panggilan penyidik KPK.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik akan mendalami dugaan aset yang ditempatkan kepada Yayat Sudrajat. Salah satu aset yang dimaksud berupa rumah.

"Saksi dimaksud merupakan istri dari saudara YYS yang diduga digunakan untuk penempatan aset-aset di antaranya rumah. Yang sebelumnya juga sebagian telah dilakukan penggeledahan oleh penyidik," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (28/9).

Sebab, penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di sebuah rumah mewah yang berkaitan dengan Yayat. Dalam perkara ini, Yayat berstatus sebagai saksi.

Penggeledahan tersebut menjadi bagian dari upaya penyidik untuk mengidentifikasi aset maupun aliran kepemilikan yang diduga berhubungan dengan perkara yang menjerat Ade Kuswara.

Budi menegaskan, pencarian terhadap aset yang berkaitan dengan perkara tersebut masih terus dilakukan.

Penyidik tidak menutup kemungkinan menemukan aset lain yang diduga memiliki hubungan dengan kasus tersebut.

"Tentu penyidik juga masih akan terus menelusuri apakah masih ada aset-aset lain yang diduga terkait dengan perkara ini," ujarnya.

Selain menelusuri aset, KPK juga mendalami keterlibatan Yayat dalam rangkaian perkara yang sedang ditangani.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengembangkan informasi yang diperoleh penyidik dari sejumlah saksi yang telah diperiksa sebelumnya.

KPK juga tengah mengurai bagaimana proses pelaksanaan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi hingga muncul dugaan pengaturan terhadap pihak yang menjadi pemenang.

"Bagaimana proses dan mekanismenya, bagaimana dugaan pengkondisian pemenang, kemudian bagaimana kaitannya dengan saudara YYS, ya. Di mana saudara YYS ini juga bukan pihak yang ada di struktur Pemkab Bekasi, bukan juga sebagai swasta, pelaksana proyek. Tapi kemudian bagaimana kaitannya saudara YYS ini dengan pengerjaan-pengerjaan proyek yang ada di lingkungan Pemkab Bekasi," jelasnya.

Penyidik kini masih mengembangkan keterkaitan antara Yayat, dugaan pengondisian proyek, serta aset yang diduga berkaitan dengan Ade Kuswara.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperjelas konstruksi perkara sekaligus memastikan asal-usul aset yang ditemukan selama proses penyidikan.

KPK juga masih membuka kemungkinan adanya aset lain yang belum terungkap. Penelusuran akan dilakukan berdasarkan keterangan saksi, alat bukti, serta temuan penyidik dalam proses pengusutan perkara tersebut.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra