← Beranda
Punya Seorang Kapten, Aksi Komplotan Ganjal ATM Lintas Provinsi Dibongkar Polisi
Syahrul Yunizar• Rabu, 30 September 2026 | 18.51 WIB
Ilustrasi Borgol. (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Aparat kepolisian dari Polda Jawa Timur (Jatim) dan Bareskrim Polri membongkar aksi komplotan ganjal ATM lintas provinsi. Kelompok yang dipimpin seorang kapten bernama Dedi Darmawan itu diringkus lewat penyidikan bersama.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi menyampaikan bahwa pengusutan kasus tersebut dilakukan oleh jajarannya setelah aksi kejahatan yang dilakukan komplotan Kapten Dedi meresahkan masyarakat, khususnya warga di wilayah Jatim.

”Beberapa TKP kasus pencurian dengan modus ganjal ATM di situbondo, Malang Batu dan Probolinggo serta Gresik,” kata Kombes Arsya dalam keterangan resminya pada Rabu (30/9).

Baca Juga: Hospital Expo ke-38 Digelar 7–10 Oktober 2026, Kedepankan Teknologi Berbasis AI

Dari laporan yang masuk, tim gabungan mendalami jejak pergerakan komplotan ganjal ATM tersebut. Polisi menyisir rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Dari sana, mereka menemukan sebuah rumah atas nama Megawati yang tidak lain adalah istri Kapten Dedi.

”Setelah di-profiling diketahui bahwa Megawati adalah istri dari Dedi Darmawan, dimana ciri-ciri Dedi sama dengan yang ada di CCTV TKP,” terang dia.

Temuan itu kemudian diperkuat dengan barang bukti lainnya. Yakni keberadaan mobil Avanza Silver dengan nomor polisi B 2447 SIF. Kendaraan tersebut bersesuaian dengan mobil yang terekam dalam CCTV di Gerbang Tol Halim. Mobil itu diduga sebagai kendaraan operasional Dedi dan komplotanya.

”Selanjutnya tim gabungan melakukan upaya paksa dan berhasil mengamankan pelaku Dedi sebagai kapten berikut kartu ATM dan mobil operasionalnya,” kata Arsya.

Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Naik Rp 15 Ribui, Cek Rincian Galeri24 dan UBS 30 September 2026

Berdasar hasil pemeriksaan terhadap Dedi, terungkap bahwa komplotan yang dia pimpin bergerak secara terpisah dan kerap berpindah lokasi. Mereka bergerak dari satu provinsi ke provinsi lainnya. Penangkapan anak buah Dedi dilakukan setelah itu.

Diantaranya penangkapan Yorlis Antoni alias Anton Lampung selaku Sopir di area SPBU Cilegon. Kemudian penangkapan Andi Peti sebagai sopir di Rest Area Karang Tengah arah Jakarta. Tidak hanya itu, seorang bernama Agus Setiawan diamankan di Nagreg, Jawa Barat.
Terakhir penangkapan M. Nirwansyah selaku eksekutor. Penangkapan yang bersangkutan berjalan alot setelah berusaha kabur dari Tasikmalaya dan baru berhasil ditangkap di Ciamis. Dari pengakuan para tersangka, mereka sudah melakukan aksi di beberapa tempat.

”Yaitu di Gresik , Probolinggo, Ponorogo, Situbondo, Batu Malang, Malang Kota, Magelang, Jogja, Solo, Cirebon dan beberapa kota lainnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah, (total) sebanyak 14 TKP,” bebernya.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita satu alat khusus ganjal ATM, 13 kartu ATM penerima, 2 unit mobil operasional. 10 stel pakaian pelaku yang cocok dengan rekaman CCTV, perangkat komunikasi, serta uang tunai Rp 5,4 juta. Mereka kemudian diserahkan ke Polda Jatim untuk proses hukum lebih lanjut.

EDITOR: Bintang Pradewo