← Beranda
Melawan dengan Gunting, Dua Karyawati Gagalkan Perampokan Bersenjata Imitasi
Ryandi Zahdomo• Kamis, 1 Oktober 2026 | 03.55 WIB
Pelaku berinisial AP (tengah) saat diamankan petugas Polsek Kebon Jeruk. (Istimewa)

JawaPos.com – Dua orang karyawati gerai gadai swasta di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat menggagalkan perampokan. Bermodal gunting dan berteriak, kedua karyawati itu membuat tokonya terhindar dari niat jahat pelaku yang berinisial AP.

Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu membenarkan adanya insiden percobaan perampokan tersebut. Ia mengapresiasi keberanian para korban yang berhasil meruntuhkan mental pelaku di lokasi kejadian.

"Pelaku masuk ke gerai Pegadaian lalu mengancam pegawai di sana, dua orang wanita. Kebetulan pegawai melakukan perlawanan dengan mengeluarkan gunting dan berteriak," ujar Darto pada Rabu (30/9).

Aksi berani kedua karyawati itu terjadi pada Minggu (27/9) sore. Meski sempat ditodong benda menyerupai senjata api, kedua Perempuan tersebut pantang menyerah dan berhasil menggagalkan aksi percobaan perampokan yang menyasar tempat kerja mereka.

Peristiwa menegangkan yang terekam kamera CCTV. Dari CCTV, terlihat AP menyatroni gerai gadai dan langsung mengancam dua karyawati yang sedang bertugas. Pelaku menodongkan senjata sembari menuntut agar diserahkan sejumlah uang tunai.

Alih-alih menuruti ancaman pelaku, kedua karyawati tersebut justru memberikan perlawanan. Salah satu karyawati dengan sigap mengambil sebilah gunting untuk membela diri, sembari berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.

Pelaku Panik dan Kabur Tanpa Hasil

Gertakan serta perlawanan nekat dari karyawati membuat pelaku AP panik luar biasa. Ketakutan mendengar teriakan korban yang memancing perhatian warga sekitar, pelaku langsung melarikan diri tanpa sempat menggasak uang sepeser pun.

"Belum sempat dikasih uangnya karena korbannya melakukan perlawanan dengan mengambil gunting dan berteriak maling," tambah Darto.

 

Pelarian AP terhenti usai mengalami nasib sial. Saat berusaha kabur dari kejaran massa, pelaku yang panik justru menabrak sebuah mobil Toyota Avanza yang melintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Gunakan Senpi Imitasi 

Pada saat bersamaan, anggota Polsek Kebon Jeruk yang sedang melakukan patroli rutin di sekitar lokasi langsung bergerak cepat menyergap dan mengamankan pelaku."Kebetulan ada anggota kita yang melintas, sehingga pelaku bisa langsung diamankan," jelas Darto.

Hasil pemeriksaan dan penggeledahan polisi mengungkap bahwa senjata yang digunakan AP untuk menakut-nakuti korban hanyalah korek api yang menyerupai senjata api alias senpi mainan. Berdasarkan pemeriksaan sementara, AP mengaku nekat melancarkan aksi perampokan tunggal tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi.

"Informasi dari pengakuan sementara, pelaku melakukan aksi tersebut untuk membayar utang karena punya utang yang lumayan banyak," imbuh Darto.

Saat ini pelaku AP beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kebon Jeruk untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pelaku terancam dijerat dengan pasal tentang percobaan pencurian dengan kekerasan.

 

EDITOR: Diar Candra