← Beranda
7 Perilaku Orang Dewasa yang Tumbuh Minim Afeksi, Begini dari Perspektif Psikologi
Aunur Rahman• Jumat, 8 Agustus 2025 | 15.58 WIB
ilustrasi dua tangan saling menggenggam, melambangkan pentingnya kasih sayang dan dukungan emosional dalam hidup./Freepik

JawaPos.com - Pengalaman masa kecil membentuk siapa kita sebagai orang dewasa. Tumbuh tanpa banyak kasih sayang dapat memengaruhi perilaku, hubungan, dan kesehatan emosional secara mendalam. Efeknya sering tidak disadari.

Melansir dari Geediting.com Jumat (8/8), psikologi menyebut ada tujuh perilaku yang kemungkinan besar terjadi. Mengenali pola-pola ini adalah langkah penting. Memahami masa lalu akan membantu menyembuhkan masa depan.

Berikut adalah tujuh perilaku yang bisa muncul pada orang dewasa yang tumbuh minim afeksi:

  1. Sulit Mengekspresikan Emosi

    Anda mungkin merasa canggung atau tidak nyaman untuk menunjukkan kasih sayang. Mengekspresikan perasaan secara terbuka bukanlah hal yang mudah bagi Anda. Perasaan cenderung disimpan dan sulit dipahami sendiri.

  2. Takut Akan Keintiman

    Meskipun mendambakan hubungan yang dalam, Anda mungkin membangun tembok. Ketakutan akan kerentanan atau penolakan menjadi alasan utama. Ini bisa membuat hubungan menjadi sulit dan terhalang.

  3. Terus Mencari Pengakuan

    Anda mungkin merasa perlu memvalidasi diri dari orang lain. Pencarian ini bisa berbentuk kerja keras atau menyenangkan orang lain secara berlebihan. Ini dilakukan agar Anda merasa diterima atau dihargai.

  4. Sulit Mempercayai Orang Lain

    Kesulitan ini seringkali membuat Anda skeptis pada niat baik seseorang. Rasa tidak percaya dapat membuat hubungan sulit untuk berkembang. Anda selalu berasumsi orang lain akan mengecewakan.

  5. Kemandirian Berlebihan

    Anda terbiasa melakukan segala hal sendiri dan menolak bantuan orang lain. Ini adalah mekanisme pertahanan karena terbiasa tidak mendapat dukungan. Anda merasa tidak nyaman saat harus bergantung pada orang lain.

  6. Mampu Berempati Tinggi

    Satu di antara hal menarik, Anda mungkin menjadi sangat peka terhadap perasaan orang lain. Anda bisa merasakan kesedihan atau ketidaknyamanan orang lain. Hal ini karena Anda memahami apa artinya kurangnya kasih sayang.

  7. Keinginan Kuat untuk Sembuh

    Jauh di lubuk hati, ada dorongan untuk menyembuhkan luka masa lalu. Anda mendambakan hubungan yang tulus dan penuh kasih sayang. Ini adalah tanda bahwa Anda berhak untuk bahagia.

Mengenali perilaku-perilaku ini adalah titik awal yang kuat. Mereka bukan tanda kelemahan, melainkan respons terhadap pengalaman masa lalu. Anda tidak pernah terlalu tua untuk mengubah dan menyembuhkan diri.

Dengan kesadaran diri, Anda dapat mulai meruntuhkan tembok yang dibangun. Anda bisa belajar menerima cinta, dan menunjukkan diri Anda yang sebenarnya. Setiap langkah kecil adalah kemenangan berharga.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho