JawaPos.com - Beberapa orang dapat menguras energi Anda tanpa perlu bersikap keras atau berteriak dengan suara yang lantang.
Hal ini bukan tentang kepribadian yang sulit, tetapi lebih pada pola perilaku yang konsisten dilakukan.
Kebiasaan-kebiasaan halus ini sering kali membuat orang di sekitar mereka merasa lelah dan terkuras.
Melansir dari Geediting.com Senin (20/10), ada sepuluh kebiasaan tersembunyi yang membuat seseorang sulit untuk dihadapi.
Dengan mengenali pola-pola ini, kita bisa lebih mudah mengatasinya, atau bahkan mengubahnya jika kita menemukannya pada diri sendiri.
1. Selalu Mengubah Target dan Sasaran
Anda telah melakukan apa yang diminta, tetapi tiba-tiba standar yang diminta berubah sepenuhnya. Sasaran terus bergeser, membuat Anda merasa seperti tidak pernah bisa memenuhinya. Ini bukan tentang kesempurnaan, melainkan upaya seseorang untuk mempertahankan kendali.
2. Ketidakjelasan Tingkat Tinggi
Ungkapan seperti "Mungkin nanti kita lihat" atau "Kita atur saja dengan santai" sering dilontarkan. Ketidakjelasan kronis ini memaksa orang lain untuk selalu memegang rencana. Hal ini membuat Anda selalu bertindak berlebihan agar tidak terjadi kekecewaan.
3. Pujian yang Disertai Sindiran Tersembunyi
Pujian yang datang dengan sindiran kecil, seperti "Presentasimu bagus, tidak seperti biasanya," sering terjadi. Hal ini membuat Anda secara tidak sadar selalu bersiap untuk serangan tersembunyi di balik kata-kata manis. Anda akan mulai membatasi diri untuk bersikap apa adanya di dekat mereka.
4. Mencantumkan Masalah Tanpa Solusi
Mereka selalu merangkai daftar panjang alasan mengapa suatu rencana tidak akan berhasil. Sikap ini membuat Anda merasa seperti terus-menerus berdebat dengan sesuatu yang tidak terlihat. Orang ini hanya ingin menjadi kritikus tanpa menawarkan jalan keluar.
5. Ramah di Depan Umum, Dingin di Belakang
Mereka sangat menawan di depan banyak orang, tetapi menjadi dingin saat hanya berdua saja. Perbedaan sikap yang mencolok ini membuat Anda mempertanyakan realitas yang sesungguhnya. Mereka menciptakan ketidakpastian yang membuat Anda selalu berjaga-jaga.
6. Mencatat Kesalahan Secara Diam-diam
Anda lupa membeli susu, dan itu menjadi bukti kesalahan besar dalam catatan rahasia mereka. Setiap kesalahan kecil dicatat dan dibesar-besarkan dalam pikiran mereka. Anda merasa seperti diadili bukan berdasarkan perilaku hari ini, melainkan daftar kesalahan yang tidak pernah Anda lihat.
7. Meminta Saran tetapi Menolaknya
Mereka meminta pendapat Anda, tetapi menolak setiap ide dengan alasan "Saya sudah coba itu" atau "Kamu tidak akan mengerti". Bagi mereka, ini bukan tentang mencari solusi, tetapi tentang mengulang-ulang masalah. Sikap ini membuat upaya membantu terasa sia-sia dan menguras tenaga.
8. Menahan Sikap Sopan Saat Kecewa
Ketika mereka kecewa, tidak ada lagi sapaan, ucapan terima kasih, atau pemberitahuan, hanya diam. Ini adalah hukuman yang disamarkan sebagai pilihan. Anda akhirnya melakukan yang terbaik hanya untuk mendapatkan kembali sikap normal mereka.
9. Mengubah Permintaan Kecil Menjadi Ujian Moral
Anda meminta waktu tenang satu jam, dan tiba-tiba Anda dituduh "tidak pernah mendukung" mereka. Setiap batasan yang Anda buat selalu dipertanyakan. Anda akhirnya menghabiskan energi untuk membela diri daripada melindungi waktu yang berharga.
10. Menganggap Perbaikan Hubungan Tidak Penting
Setelah momen ketegangan, mereka menghilang, lalu muncul kembali seolah tidak terjadi apa-apa. Mereka enggan meminta maaf atau berusaha memperbaiki keadaan. Tanpa perbaikan, luka kecil dalam hubungan dapat membesar dan merobek ikatan yang ada.
Sering kali orang yang melelahkan adalah individu yang kurang memeriksa kebiasaan-kebiasaan mereka sendiri. Inti masalahnya bukan tentang menjadi pribadi yang menyebalkan. Melainkan karena kebiasaan yang tidak terkontrol selalu berbenturan dengan orang lain.
Kuncinya adalah manajemen diri agar orang-orang terdekat Anda tidak perlu bersusah payah mengurus Anda. Perubahan dapat dimulai dari hal-hal kecil, seperti mengakui kesalahan dengan cepat dan menjadi lebih spesifik dalam rencana. Pada akhirnya, "sulit" hanyalah suasana yang kita pilih untuk bawa, jadi pilihlah untuk menjadi lebih ringan.