JawaPos.com - Psikologi menjelaskan bahwa melihat nomor tak dikenal muncul di layar ponsel dapat langsung memicu rasa kesal maupun cemas.
Meski berbagai cara telah dicoba untuk memblokirnya, panggilan semacam itu tetap sering masuk tanpa permisi.
Kondisi ini sering dirasakan sebagai bentuk pelanggaran terhadap batasan pribadi yang seharusnya dijaga seseorang.
Dilansir dari laman YourTango pada Jumat (25/9), berikut enam sifat kepribadian yang biasa dimiliki orang yang enggan menjawab panggilan dari nomor tak dikenal.
1. Memiliki kepribadian introver
Keputusan tidak menjawab panggilan tidak selalu didasari alasan praktis semata bagi sebagian orang.
Panggilan telepon pada dasarnya merupakan bentuk interaksi sosial yang sering terasa menguras energi bagi introver.
Bahkan gagasan berbicara dengan orang yang tidak dikenal terasa jauh lebih melelahkan dibanding berbicara dengan kenalan.
Sebagian introver bahkan mengalami kecemasan terhadap panggilan telepon sehingga berusaha menghindarinya sebisa mungkin.
2. Tidak suka aktivitasnya terganggu
Ketika seseorang sedang fokus mengerjakan sesuatu, gangguan mendadak membuat konsentrasi sulit dikembalikan kembali.
Berpindah dari satu tugas ke tugas lain diketahui menyebabkan kehilangan waktu sekaligus menurunkan produktivitas seseorang.
Mereka menyadari kemungkinan orang terdekat menelepon dari nomor tak dikenal sebenarnya sangat kecil.
Mereka pun tidak melihat alasan mengorbankan fokus demi percakapan yang kemungkinan hanya berlangsung beberapa detik.
3. Ingin tetap memegang kendali
Sikap selektif dalam menjawab panggilan tidak selalu berarti seseorang bersifat mengontrol secara berlebihan.
Mereka justru hanya berusaha menjaga agar hari yang dijalani tetap berjalan sesuai rencana awal.
Setiap orang pada dasarnya menginginkan kendali tertentu atas hal yang terjadi dalam kehidupannya sendiri.
Menolak panggilan tak terduga menjadi cara kecil untuk mempertahankan kendali tersebut secara sederhana.
4. Memiliki batasan pribadi yang tegas
Batasan seputar panggilan telepon biasanya dikaitkan dengan menolak panggilan kerja di luar jam kantor.
Namun batasan tersebut sebenarnya juga dapat muncul dalam berbagai bentuk lain yang lebih personal.
Batasan yang ditetapkan seseorang mencerminkan bagaimana ia memandang dirinya serta keterbatasan waktu yang dimilikinya.
Di era ponsel menjadi perpanjangan diri, menolak panggilan menjadi cara menegaskan dirinya tidak selalu tersedia.
5. Peduli terhadap perlindungan privasinya
Banyak orang berasumsi bahwa panggilan dari nomor tak dikenal hampir selalu berupa panggilan spam.
Asumsi tersebut sebenarnya sudah cukup menjadi alasan untuk tidak menjawab panggilan tersebut sama sekali.
Kini terdapat berbagai cara penipuan yang hanya membutuhkan seseorang menjawab dan mengucapkan beberapa kata saja.
Semakin seseorang menghargai privasinya, semakin kecil kemungkinan ia mau berbicara dengan orang tak dikenal.
6. Memiliki sifat waspada secara alami
Setiap orang memiliki tingkat kesediaan berbeda dalam mengambil risiko di kehidupan sehari-harinya.
Sebagian orang bahkan menahan dirinya sendiri karena menjalani hidup dengan kehati-hatian yang berlebihan.
Meski demikian, kehati-hatian dalam kadar yang sehat sebenarnya bukan hal yang salah untuk dimiliki.
Mereka memikirkan kemungkinan panggilan tersebut berupa penipuan sehingga memilih membiarkannya masuk ke pesan suara.
***