JawaPos.com - Momen perayaan Idul Adha selalu identik dengan limpahan daging sapi. Banyak orang antusias mengolahnya menjadi aneka hidangan berkuah. Pemilihan daging yang tepat sangat menentukan kelezatan masakan.
Cara memilih bagian daging sapi kurban harus dilakukan secara cermat. Setiap potongan memiliki tingkat keempukan yang berbeda saat dimasak. Lemak pada daging juga memengaruhi gurihnya kuah kaldu.
Ada panduan khusus saat perayaan Idul Adha memilih bagian daging sapi kurban agar masakan sempurna. Informasi lengkap mengenai teknik ini dilansir dari Kitchprep, Minggu (12/10). Sup yang sedap selalu bermula dari potongan daging yang pas.
"Pilih potongan daging yang tampak berlemak, buang lemak keras di bagian luarnya, dan biarkan api kecil yang bekerja."— Tim Redaksi, Kitchprep
Daging Chuck atau Bahu Sapi
Potongan bahu ini bekerja keras saat sapi masih hidup. Hal itu membuat dagingnya kaya akan jaringan ikat tebal. Lemak gurih juga tersebar merata di sela-sela uratnya.
Bagian bahu sangat mudah dipotong bentuk dadu kecil. Potongan ini sangat pas untuk membuat sup dan rendang. Dagingnya akan terasa berair dan sangat empuk saat dikunyah.
Proses perebusan perlahan akan mengeluarkan kaldu daging yang khas. Cairan lezat ini keluar secara alami tanpa perlu bumbu tambahan. Tekstur masakan klasik bisa didapatkan dengan mudah dari potongan ini.
Iga Sapi Pendek Tanpa Tulang
Iga pendek memberikan sensasi rasa mewah yang istimewa. Potongan ini punya pola sebaran lemak yang sangat padat. Rasa kaldu daging sapinya akan terasa jauh lebih kuat.
Harga daging iga memang cenderung lebih mahal di pasaran. Namun, kualitas masakan yang dihasilkan tentu sangat sepadan. Kuah kaldu dari bagian iga akan terasa sangat kental.
Potongan daging iga dijamin empuk setelah direbus cukup lama. Seratnya akan melunak dan mudah hancur di mulut. Bagian luar daging ini juga cocok ditumis untuk hidangan bakaran.
Sandung Lamur Bagian Berlemak
Area berlemak pada sandung lamur punya ciri khas tersendiri. Kandungan lemaknya jauh lebih tinggi dari bagian sapi lainnya. Rasa gurih alami langsung keluar saat daging mulai direbus.
Potongan lembut ini seolah meleleh di dalam mulut. Proses masak yang panjang membuat kuahnya tampak mengkilap. Gelatin dari urat daging perlahan lumer menjadi saus kental.
Bagian daging ini butuh waktu masak yang cukup lama. Tujuannya agar urat dan serat daging bisa benar-benar lunak. Kesabaran saat memasak akan berbuah sajian yang luar biasa nikmat.
Sandung Lamur Tanpa Lemak
Bagian ini terlihat jauh lebih ramping dan merah. Serat ototnya berukuran panjang dan minim sebaran lemak putih. Teknik memasaknya pun membutuhkan perhatian yang lebih teliti.
Rasanya tetap nikmat jika lemak alaminya tidak dipangkas habis. Pemangkasan berlebih bisa menghilangkan rasa asli daging tersebut. Kuah kaldu bisa terasa hambar jika dagingnya terlalu bersih.
Durasi memasak potongan ini harus selalu dijaga ketat. Daging bisa menjadi kering jika direbus terlalu lama. Teksturnya justru akan mengeras alih-alih menjadi empuk.
Betis Sapi Beserta Sumsum
Betis sapi adalah potongan melintang dari bagian kaki. Area ini penuh dengan jaringan ikat yang sangat kuat. Fungsinya untuk menopang beban tubuh sapi selama hidupnya.
Sumsum tulang di tengah betis membuat masakan semakin spesial. Kuah rebusan langsung menjadi kental secara alami berkat sumsum. Rasanya pun semakin gurih tanpa banyak tambahan bumbu penyedap.
Sebaiknya tulang sumsum diikat pakai kain kasa saat direbus. Trik jitu ini dilansir dari Panduan Universitas untuk menjaga kebersihan. Kuah sup akan tetap jernih dan bebas dari serpihan tulang.
Ekor Sapi untuk Sup Spesial
Ekor sapi punya banyak segmen tulang rawan yang unik. Kandungan gelatin alami di dalamnya sangatlah melimpah. Gelatin inilah yang membuat tekstur kuah terasa lembut di lidah.
Daging ekor sangat mudah dilepas dari tulangnya setelah matang. Proses perebusannya memang harus dilakukan dengan sangat sabar. Waktu masak yang lama sangat sepadan dengan hasil akhirnya.
Pastikan panci selalu tertutup rapat selama proses perebusan daging. Kuah kaldu perlu disaring setelah daging dirasa cukup empuk. Langkah ini memastikan kuah sup bersih dari sisa kotoran.
Daging Paha Sapi Bulat
Paha bulat atas dan bawah murni berisi daging merah. Hampir tidak ada lemak yang menempel di bagian otot ini. Karakteristik ini membuatnya gampang kering jika salah diolah.
Merebusnya di panci biasa hanya akan membuat daging berserat. Teksturnya bisa menjadi sangat keras dan sulit dikunyah. Panci presto adalah solusi terbaik untuk melunakkan daging paha.
Tambahkan ekstra lemak sapi saat memasak paha di presto. Standar kematangannya wajib mengacu pada tabel suhu USDA yang aman. Suhu dan waktu yang tepat membuat masakan lezat sekaligus aman dikonsumsi.
Menyantap olahan daging lezat bukan hanya nikmat saat bulan Ramadhan. Perayaan hari raya kurban juga menjadi momen pesta daging yang meriah. Memilih potongan yang pas adalah kunci utama kelezatan hidangan bagi keluarga.