← Beranda
Hospital Expo ke-38 Digelar 7–10 Oktober 2026, Kedepankan Teknologi Berbasis AI
Bintang Pradewo• Rabu, 30 September 2026 | 18.48 WIB
Hospital Expo ke-38 digelar pada 7–10 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. (Istimewa)

JawaPos.com - Hospital Expo (Hospital Expo) ke-38 akan digelar pada 7–10 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. Sedikitnya terdapat tiga peranti kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang akan dipamerkan pada acara tersebut.

Pertama adalah Dental Chair with AI yang dapat dioperasikan dengan voice command. Kedua, AI-Based Cardiovascular Risk Assessment, yaitu teknologi AI dengan pendekatan oculomics. Yakni analisis foto retina untuk membantu mendeteksi risiko penyakit secara noninvasif, cepat, dan tanpa radiasi.

Ketiga, Robotic-Assisted Arthroplasty System, yaitu teknologi navigasi dan sistem bedah robotik genggam canggih yang membantu dokter ortopedi melakukan operasi penggantian sendi lutut, baik total maupun parsial, dengan sangat presisi.

Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Naik Rp 15 Ribui, Cek Rincian Galeri24 dan UBS 30 September 2026

Kehadiran alat-alat yang menghadirkan solusi presisi serta minim invasif itu sejalan dengan tema yang diangkat dalam Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) ke-22, Seminar Tahunan Patient Safety ke-20, dan Hospital Expo ke-38 yang diselenggarakan secara paralel. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan PERSI—organisasi yang menaungi sedikitnya 3.000 rumah sakit dan 18 asosiasi rumah sakit—mengupas topik “Rumah Sakit Tumbuh dan Tangguh di Era Kecerdasan Artifisial.”

Demikian diungkapkan Direktur Marketing & Finance PT Okta Sejahtera Insani, Yudha Imam Sutedja, selaku penyelenggara Hospital Expo, di Jakarta dalam rilisnya, 16 September 2026.

“Berbagai alat kesehatan dengan teknologi terkini, termasuk yang mengimplementasikan AI, akan dipamerkan dalam Hospital Expo ke-38, pameran yang berfokus pada berbagai produk industri alat kesehatan dan kebutuhan rumah sakit. Hingga saat ini kami bertahan sebagai pameran terbesar di Asia Tenggara. Tahun ini, pameran diikuti lebih dari 600 perusahaan dan institusi yang menempati Hall 5–10 dengan total luas area pameran mencapai 36.910 m²,” kata Yudha lewat keterangannya, Rabu (30/9).

Yudha menjelaskan, produk alat kesehatan dan kebutuhan rumah sakit yang mengikuti pameran itu terdiri atas industri ambulans, peralatan anestesi, peralatan kecantikan, peralatan dan reagen laboratorium, peralatan gigi, peralatan diagnosis, peralatan sekali pakai, peralatan darurat, endoskopi dan bronkoskopi, peralatan THT dan oftalmik, peralatan hemodialisis, tempat tidur rumah sakit, bangunan dan arsitektur rumah sakit.

Baca Juga: Ramalan Kesehatan Zodiak Pisces Rabu, 30 September 2026: Kembali Menata Kebiasaan Sehat

Kemudian sistem informasi rumah sakit, peralatan dapur, peralatan binatu, pakaian medis, pemeliharaan alat kesehatan/layanan teknis, bahan habis pakai medis, gas medis, layanan medis/rumah sakit dan pendidikan serta pelatihan, layanan medis dan publikasi, ortopedi/aparatus dan peralatan bedah, monitor pusat pasien, farmasi dan peralatan, peralatan fisioterapi, sertifikasi sistem manajemen mutu, peralatan radiologi, peralatan pernapasan, peralatan sterilisasi, pengobatan tradisional, pengolahan limbah dan air, dan lain-lain.

Yudha menambahkan, pameran ini menjembatani para profesional, produsen, dan penyedia layanan kesehatan. “Hospital Expo menjadi agenda rutin yang strategis untuk memperkenalkan inovasi terkini, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Hospital Expo juga mendorong para pelaku industri untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan menjawab tantangan sektor kesehatan,” ujarnya.

Peserta Pameran Didominasi Perusahaan Lokal

Terkait komposisi peserta pameran, Yudha memaparkan, booth dari perusahaan lokal mencapai 66 persen, sedangkan sisanya, 34 persen, merupakan peserta internasional yang berasal dari Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, Kanada, Malaysia, India, Thailand, Pakistan, dan Singapura. Sementara itu, jumlah pengunjung diharapkan mencapai lebih dari 15.000 orang per hari.

Mereka terdiri atas kalangan rumah sakit peserta rangkaian kegiatan Seminar Nasional PERSI, organisasi perumahsakitan, pemilik, pimpinan, praktisi, dan manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, purchasing, digital health provider, sales & marketing industri alat kesehatan, serta masyarakat umum yang peduli terhadap kesehatan.

“Pameran ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam dunia alat kesehatan untuk membangun dan memperluas jaringan kemitraan bisnis bersama distributor lokal maupun mancanegara. Selain itu, pameran menjadi panggung untuk memperkenalkan berbagai inovasi teknologi, keunggulan produk, dan solusi medis terbaru kepada cakupan pasar yang jauh lebih luas,” kata Yudha.

Baca Juga: Dorong Semangat MengEMASkan Indonesia, Direktur Pegadaian Berbagi Ilmu di Sesi 'Alumni Calling'

Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Talkshow sebagai Edukasi Kesehatan Preventif

Bagi pengunjung publik, lanjut Yudha, Hospital Expo menjadi kesempatan untuk menyerap edukasi langsung dari para ahli serta menemukan referensi dan produk alat kesehatan terbaru. Jangan lewatkan pula berbagai pemeriksaan gratis, mulai dari gula darah, tekanan darah, lemak tubuh, golongan darah, osteoporosis, kolesterol, asam urat, liver scan, USG, EKG, HbA1c, komposisi tubuh, indeks massa tubuh, serta kegiatan donor darah oleh PMI Provinsi Banten.

Agenda penting lainnya adalah Hospital Expo Talkshow. Pertama, bedah buku “Nico Lumenta, Dokter dan Karateka: Perintis dan Penggerak Keselamatan Pasien di Indonesia” bersama dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro, MM, MH.Kes, FISQua, CRP, MQM, CHAE, CPCCP, CHCM (USA), pada Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB. Kedua, talkshow “Dokter Bedah, Perintis Seni Melukis dengan Robotik” bersama dokter bedah dan seniman, dr. Andre Setiawan Suryadi, Sp.B, pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB.

Ketiga, talkshow “Bongkar Rahasia Kesehatan Reproduksi” bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, pada Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB.

Keempat, peluncuran buku “Sehat Itu Murah” cetakan ke-14 dan talkshow “Serangan Jantung, Bagaimana Dicegah” bersama motivator kesehatan dan penulis dr. Handrawan Nadesul pada Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB.

EDITOR: Bintang Pradewo