← Beranda
Sering Pegal dan Susah Tidur? Bisa Jadi Tubuh Tanda Kekurangan Magnesium!
Cicilia Margarettha• Kamis, 1 Oktober 2026 | 06.29 WIB
Ilustrasi sumber makanan kaya magnesium./ Pexels.com

JawaPos.com - Tubuh yang sering terasa pegal, kram otot yang mendadak, hingga kesulitan untuk tidur nyenyak di malam hari kerap dianggap sebagai akibat dari kelelahan fisik biasa atau stres kerja.

Banyak orang mencoba mengatasinya hanya dengan beristirahat lebih lama atau dengan minum kopi dipagi hari.

Padahal, kombinasi ketegangan otot dan gangguan tidur sering kali menjadi sinyal awal bahwa tubuh Anda sedang mengalami kekurangan mineral krusial, yaitu magnesium.

Melansir dari laman The Ohio State University pada Selasa (29/09), magnesium merupakan mineral esensial terbanyak keempat di dalam tubuh yang berperan vital dalam lebih dari 300 sistem enzim metabolisme.

Secara ilmiah, magnesium berfungsi merelaksasi otot, mengatur transmisi impuls saraf, mengontrol tekanan darah, serta mendukung produksi hormon melatonin untuk kualitas tidur.

Dalam studi nutrisi klinis menunjukkan bahwa kadar magnesium yang rendah dapat memicu kecemasan, ketegangan neuromuskular, hingga peningkatan resistensi insulin.

Pendekatan pemenuhan gizi seimbang terbukti secara klinis efektif meningkatkan kualitas tidur (sleep quality), meredakan pegal-pegal otot, serta menjaga stabilitas fungsi jantung dan kognitif harian.

Berikut adalah beberapa tanda dan peran penting magnesium untuk kesehatan tubuh Anda:

  1. Meredakan pegal dan kram otot

Magnesium berfungsi sebagai pereda ketegangan alami yang membantu otot berelaksasi setelah berkontraksi.

Kekurangan mineral ini membuat kalsium menumpuk di sel otot, menyebabkan kram nocturnal dan rasa pegal berkepanjangan.

  1. Meningkatkan kualitas tidur dan menenangkan saraf

Magnesium membantu merangsang reseptor GABA di otak, yaitu neurotransmiter yang menenangkan sistem saraf pusat.

Hal ini mempermudah pikiran untuk rileks, mempercepat proses tertidur, serta menjaga siklus tidur tetap lelap (deep sleep).

  1. Menjaga keseimbangan gula darah dan jantung

Mineral ini sangat dibutuhkan untuk regulasi hormon insulin dan menjaga elastisitas pembuluh darah.

Asupan magnesium yang cukup terbukti menurunkan risiko diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung.

  1. Mencegah sakit kepala dan migrain

Defisiensi magnesium kerap dikaitkan dengan pelepasan neurotransmiter yang memicu penyempitan pembuluh darah di otak.

Penggunaan magnesium glisinat atau sitrat sering direkomendasikan untuk meredakan kekerapan migrain.

  1. Sumber alami magnesium dari makanan harian

Kebutuhan harian harian orang dewasa berkisar antara 310 hingga 420 mg. Sumber alami yang kaya magnesium meliputi biji labu, kacang almond, bayam, edamame, tahu, coklat hitam, dan biji chia.

Secara keseluruhan, menjaga kecukupan magnesium merupakan langkah sederhana namun krusial untuk membebaskan tubuh dari kelelahan kronis dan gangguan tidur.

Jika Anda mengalami pegal otot yang parah, insomnia berkepanjangan, atau berniat mengkonsumsi suplemen magnesium dalam dosis tertentu, berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi medis yang tepat.

EDITOR: Hanny Suwindari