← Beranda
Michelin Guide Selandia Baru 2026 Resmi Diluncurkan, 15 Restoran Raih Michelin Star
Nanda Prayoga• Rabu, 1 Juli 2026 | 03.11 WIB
Setelah melalui proses inspeksi anonim selama beberapa bulan, MICHELIN Guide menetapkan 15 restoran sebagai penerima MICHELIN Star. (Istimewa)

 

JawaPos.com – Selandia Baru resmi bergabung dalam peta kuliner dunia melalui peluncuran Michelin Guide Selandia Baru 2026. Ini menjadi pertama kalinya panduan restoran bergengsi tersebut merambah kawasan Oseania dengan memberikan penghargaan kepada 110 restoran di empat kota utama, yakni Auckland, Wellington, Christchurch, dan Queenstown.

Setelah melalui proses inspeksi anonim selama beberapa bulan, Michelin Guide menetapkan 15 restoran sebagai penerima Michelin Star. Satu restoran berhasil meraih Two Michelin Stars, sedangkan 14 restoran lainnya memperoleh One Michelin Star.

Satu-satunya restoran yang meraih Two Michelin Stars adalah Essence di Queenstown yang dipimpin Executive Chef Paul Froggatt. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian tertinggi dalam peluncuran perdana Michelin Guide di Selandia Baru.

"Bagi Essence, ini seperti mimpi menjadi kenyataan. Kami tidak hanya menerima satu, tetapi dua MICHELIN Stars. Penghargaan ini adalah milik seluruh tim, mulai dari staf dapur, tim pelayanan, hingga para pemasok dan petani lokal. Menurut kami, cita rasa Selandia Baru merupakan salah satu yang paling menarik di dunia dan kami bangga menjadi bagian darinya," ujar Paul Froggatt.

Sementara itu, 14 restoran lainnya memperoleh One MICHELIN Star yang tersebar di empat wilayah.

Di Auckland terdapat lima restoran, yaitu Ahi, Mudbrick, Paris Butter, Tala, dan The Estate. Wellington memiliki tiga restoran penerima bintang, yakni Jano Bistro, Logan Brown, dan Ortega.

Christchurch menyumbang dua restoran, yaitu Inati dan Tussock Hill. Adapun Queenstown memiliki empat restoran peraih One MICHELIN Star, yakni Amisfield, Kika, Rātā, dan Sherwood.

Selain penghargaan MICHELIN Star, sebanyak 35 restoran menerima predikat Bib Gourmand, penghargaan bagi restoran yang menawarkan hidangan berkualitas dengan harga terjangkau. Penghargaan tersebut diberikan kepada 13 restoran di Auckland, empat di Wellington, 10 di Christchurch, dan delapan di Queenstown.

Baca Juga: Tokyo Mantapkan Diri Jadi Pusat Kuliner Asia, Michelin Guide Catatkan Hidangan Klasik hingga Street Food

MICHELIN Guide juga memasukkan 60 restoran dalam kategori MICHELIN Selected, yang dinilai memiliki kualitas kuliner unggul. Daftar tersebut terdiri atas 28 restoran di Auckland, 15 di Wellington, empat di Christchurch, dan 13 di Queenstown.

International Director MICHELIN Guide, Gwendal Poullennec, menilai pencapaian Selandia Baru pada edisi perdana ini sangat mengesankan.

"Jarang sekali kami menemukan begitu banyak restoran berkualitas dalam peluncuran perdana. Setiap kota di Selandia Baru menampilkan karakter kuliner yang berbeda, namun memiliki benang merah yang sama, yakni kemurnian bahan, kualitas produk musiman, serta filosofi memasak yang menghormati karakter asli setiap bahan," ujarnya.

Menurutnya, kehangatan pelayanan juga menjadi kekuatan utama restoran-restoran di Selandia Baru sehingga pengalaman bersantap tidak hanya dinikmati melalui rasa, tetapi juga melalui keramahan yang tulus.

Peluncuran MICHELIN Guide turut menyoroti nilai-nilai budaya Māori yang menjadi fondasi industri kuliner Selandia Baru. Salah satunya adalah Tiakitanga, yakni prinsip menjaga, melestarikan, dan merawat alam yang tercermin dalam praktik pertanian, peternakan, hingga pengelolaan hasil laut secara berkelanjutan.

Selain itu, terdapat nilai Manaakitanga, yaitu tradisi keramahan, kebaikan, dan penghormatan kepada tamu yang menjadi bagian penting dari pengalaman bersantap di berbagai restoran di negara tersebut.

Chief Executive Tourism New Zealand, René de Monchy, mengatakan pengakuan dari MICHELIN Guide merupakan apresiasi terhadap masyarakat, budaya, serta kekayaan alam yang membentuk identitas kuliner Selandia Baru.

"Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap masyarakat, tempat, dan budaya yang menjadikan pengalaman bersantap di Selandia Baru begitu istimewa. Mulai dari praktik keberlanjutan, budaya Māori yang kuat, hingga nilai manaakitanga dalam menyambut tamu, kami mengundang masyarakat dunia untuk menikmati pengalaman kuliner di Selandia Baru," ujarnya.

EDITOR: Edy Pramana