← Beranda
Bukan Sekadar Digoreng, Ini Rahasia Membuat Bawang Goreng Renyah, Tidak Mudah Gosong, dan Awet Disimpan
Leni Setya Wati• Senin, 13 Juli 2026 | 06.02 WIB
Bawang Goreng (Instagram @mattan_chai)

JawaPos.com - Bawang goreng menjadi pelengkap favorit dalam berbagai hidangan khas Indonesia karena mampu menambah aroma, rasa gurih, sekaligus tekstur renyah pada makanan. Kehadirannya sering membuat menu seperti soto, nasi goreng, hingga bubur ayam terasa lebih nikmat.

Meski terlihat mudah, menghasilkan bawang goreng yang renyah, berwarna keemasan, dan tahan lama memerlukan teknik yang tepat. Kesalahan seperti menggunakan api terlalu besar, mengiris bawang terlalu tebal, atau kurang maksimal saat mengeringkannya dapat membuat hasil akhir cepat gosong maupun melempem.

Bagi Anda yang ingin membuat bawang goreng dengan hasil yang renyah dan awet disimpan, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan. Simak tips selengkapnya yang dirangkum dari Radar Madiun (JawaPos Group).

Baca Juga: Kulineran Sekitar Stasiun Tugu, Wajib Coba Soto Seger Sampai Serabi Kocor Legendaris Jogjakarta

1. Pilih Bawang Merah Berkualitas

Langkah pertama dimulai dari bahan. Gunakan bawang merah segar berukuran sedang dengan kulit kering dan padat. Hindari bawang kecil atau layu karena mudah gosong saat digoreng.

Iris setipis mungkin menggunakan pisau tajam atau alat pengiris. Ketebalan yang seragam membantu proses penggorengan berjalan merata, tanpa risiko gosong sebagian.

2. Rendam dalam Air Garam

Rendam irisan bawang dalam air garam selama 10–15 menit. Cara ini membantu mengurangi kadar air sekaligus memberi rasa gurih alami.

Setelah itu, tiriskan dan keringkan sempurna sebelum digoreng. Bawang yang masih basah akan meletup saat masuk minyak dan menyerap minyak lebih banyak.

3. Goreng dengan Minyak Banyak dan Api Sedang

Pastikan bawang bisa 'berenang' dalam minyak agar tidak saling menempel. Gunakan api sedang dan aduk perlahan selama proses penggorengan.

Begitu warnanya berubah menjadi kuning keemasan, segera angkat. Jangan tunggu sampai kecokelatan karena proses pematangan masih berlangsung meski sudah ditiriskan.

4. Dinginkan Sebelum Disimpan

Tiriskan minyak sebanyak mungkin dan biarkan bawang goreng dingin total sebelum disimpan di toples kedap udara.

Menyimpannya dalam keadaan hangat hanya akan menimbulkan uap yang membuatnya cepat melempem.

Menurut Bu Erni, perajin bawang goreng rumahan asal Jiwan, Madiun, banyak orang salah paham soal warna.

"Kalau sudah kuning keemasan, langsung angkat. Jangan tunggu cokelat tua, nanti pahit," ujarnya, dikutip JawaPos.com dari Radar Madiun

Bawang goreng buatan sendiri bukan hanya lebih sehat karena bebas pengawet, tapi juga lebih hemat.

Dengan langkah tepat, camilan satu ini bisa jadi stok wajib di dapur dan penyelamat rasa di berbagai masakan.

 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho