← Beranda
Rekomendasi Sarapan Murah Meriah di Pasar Gede Solo, Mulai Rp 5 Ribuan Bisa Cicipi Masakan Jawa
Shania Vivi Armylia Putri• Rabu, 30 September 2026 | 21.50 WIB
Ilustrasi brambang asem/YouTube @Trip2Go_id

JawaPos.com - Pasar Gede Hardjonagoro menjadi salah satu destinasi kuliner yang patut masuk dalam daftar kunjungan saat anda berwisata ke Kota Solo.

Tidak hanya berfungsi sebagai pasar tradisional, Pasar Gede Solo juga menjadi salah satu ikon di  Solo yang memiliki daya tarik dari sisi sejarah, arsitektur, sampai keberagaman kuliner khasnya. 

Pasar Gede bahkan dapat disebut sebagai salah satu pusat kuliner tradisional di Solo. pengunjung bisa menemukan beragam jajanan pasar sampai hidangan berat yang cocok disantap sebagai menu sarapan pagi.

Beragam kuliner yang dijajakan di Pasar Gede juga telah menjadi bagian dari identitas kuliner kota Solo.

Oleh karena itu, perjalanan anda ke Solo terasa kurang lengkap tanpa mampir mencicipi sejumlah hidangan khas yang tersedia di Pasar Gede.

Bagi anda yang ingin berburu sarapan khas Jawa di Solo dengan harga terjangkau, Pasar Gede bisa menjadi salah satu pilihan.

Melansir informasi dari kanal YouTube @Trip2Go_id pada (30/9), beragam menu seperti lenjongan sampai brambang asem dapat anda temukan dengan harga terjangkau, mulai dari ribuan rupiah saja. 

  1. Lupis Solo

Lupus menjadi salah satu menu pilihan sarapan pagi ringan yang sudah lama dikenal dalam kuliner masyarakat jawa. lupis terbuat dari adonan ketan yang kenyal, kemudian dipotong-potong menjadi beberapa bagian dan disiram dengan sirup gula merah kental. 

Sebagai pelengkap, parutan kelapa ditambahkan pada lupis untuk memberikan rasa gurih yang berpadu dengan manisnya gula merah. 

Seporsi lupis khas Solo di Pasar Gede dibanderol dengan harga Rp 5.000. Lupis tersebut juga dibungkus menggunakan daun pisang yang membuat aromanya semakin harum sekaligus memberikan sisi tradisional yang khas.

  1. Brambang Asem

Brambang asem juga menjadi salah satu menu sarapan khas Solo yang menarik untuk dicoba. brambang asem sendiri menggunakan sambal yang terbuat dari bawang merah, cabai rawit, serta siraman kuah asam jawa. 

Sambal tersebut biasanya disajikan bersama sayuran rebus, seperti kangkung atau daun ubi jalar, serta tempe gembus.

Perpaduan sayuran yang segar, tempe yang mengenyangkan, serta sambal barambang asem dengan rasa pedas, asam, serta manis membuat hidangan sederhana ini memiliki cita rasa istimewa yang tidak bisa anda temukan di masakan lain. .

  1. Dawet Telasih

Setelah menikmati berbagai hidangan untuk sarapan, es dawet telasih dapat menjadi pilihan untuk menyegarkan tenggorokan. 

Es dawet telasih yang dijual di Pasar Gede ini terdiri dari cendol dawet, biji selasih, bubur sumsum,  ketan merah, berbagai isian tersebut kemudian disiram dengan santan dan gula merah sehingga menghasilkan perpaduan rasa gurih dan manis. 

Semangkuk es dawet telasih dibanderol dengan harga Rp 10.000. Minuman tradisional ini cocok dinikmati setelah anda menyantap berbagai menu sarapan di Pasar Gede.  

  1. Lenjongan Bu Sum

Jika anda menginginkan menu sarapan ringan di pagi hari, maka anda bisa mampir ke kios lenjongan Bu Sum. lenjongan merupakan salah satu kuliner khas Surakarta yang terbuat dari singkong. 

Selain lenjongan, anda juga dapat memesan berbagai jajan pasar seperti tiwul, gethuk, sawut, grontol, wajik, cenil, ketan hitam, pia-pia, ketan putih, jadah blondo, gathotan, dan juga klepon. 

  1. Warung Bu Tapruk

Saat anda menuju ke lantai dua, anda bisa menemukan sejumlah stand foodcourt yang menawarkan berbagai pilihan makanan berat. Salah satunya adalah Warung Makan Bu Tapruk yang menyajikan beragam masakan rumahan khas Jawa. 

Pilihan menunya cukup beragam, mulai dari pecel, tumpang, lele trancam, gudeg, oseng-oseng, selat solo, sambal goreng, soto, sampai ayam kremes. Berbagai pilihan lauk juga tersedia untuk melengkapi sarapan anda seperti tahu bacem, sosis solo, bihun goreng, ayam kecap, dan juga krecek. 

EDITOR: Hanny Suwindari