← Beranda
Kulineran Enak di Cikini, Ada Gado-Gado Bon Bin yang Sudah Eksis Sejak 1960-an
Shania Vivi Armylia Putri• Senin, 5 Oktober 2026 | 19.10 WIB
Ilustrasi gado-gado Bon Bin/YouTube @Melkibajaj

 

JawaPos.com-Cikini berada di kawasan Jakarta Pusat. Kelurahan Cikini menjadi salah satu kawasan legendaris yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya ruang publik dan aktivitas yang kreatif.

Nama Cikini sendiri berasal dari kata Ci yang berarti sungai dan Kini yang merupakan nama buah yang dahulunya banyak ditemukan di kawasan tersebut.

Sejak zaman dulu, Cikini menyimpan sejarah panjang, termasuk dalam ragam kulinernya yang kini menjadi identitas dari kawasan ini.

Di sini anda dapat menemukan berbagai kuliner legendaris yang menjadi langganan tokoh terkenal sejak lama.

Meskipun letaknya berada di dalam gang ataupun di pinggir jalan kawasan Cikini, kuliner-kuliner tersebut tetap dicari banyak orang dan telah menjadi langganan sejak puluhan tahun yang lalu. 

Kuliner legendaris ini menyajikan hidangan yang memiliki cita rasa otentik yang tidak berubah serta penyajian yang khas.

Melansir informasi dari kanal YouTube@Melkibaja pada (5/10), berikut daftar kuliner legendaris di Cikini yang wajib anda coba. 

Gado-Gado Bon Bin

Gado-gado Bon Bin menjadi salah satu kuliner legendaris di Cikini yang sudah ada sejak tahun 60-an. Gado-gado bon bin berada di Jl. Cikini IV No. 5, Menteng, Jakarta Pusat. Warung ini sudah buka mulai pukul 10.00-17.00. Seporsi gado-gado legendaris ini dibanderol dengan harga Rp 48.400 per porsi.  

Seporsi gado-gado terdiri dari dari lontong, sayur kangkung, timun, kentang, tauge,tahu goreng, serta telur rebus. 

Keunikan gado-gado khas Jakarta ini adalah gado-gado Bon Bin langsung di siram di atas bahan-bahan tanpa diulek dengan perpaduan sambal terasi yang lezat. Kemudian untuk bumbu siramnya, disertai dengan cuka aren yang memberikan sensasi rasa asam yang khas. Lontongnya juga unik karena beras langsung disebarkan di dalam daun pisang dengan proses perebusan selama 6 jam. 

Mie Ayam Gondangdia

Mie ayam Gondangdia berada di Jl. Cikini IV No. 12A, Cikini, Menteng. Selain mie ayam, di sini juga menyediakan berbagai menu seperti mie baso (Rp 43.000), mie ayam (Rp 30.000), mie pangsit (Rp 43.000), mie baso pangsit (Rp 55.000). Serta aneka mie seperti mie sapi lada hitam (Rp 70.000), ifumie (Rp 70.000), dan mie goreng seafood (Rp 55.000).

Mie ayam gondangdia memiliki tipe mie kecil dilengkapi dengan sayur sawi, pangsit rebus, dan semur ayam, serta pangsit goreng jumbo. Mie ayam ini semakin lengkap dengan tambahan acar cabai dan kuah kaldu yang gurih. 

Nasi Uduk Gondangdia

Satu lagi kuliner yang tidak kalah legendaris di Cikini adalah nasi uduk Gondangdia. Nasi uduk Gondangdia berada di Jl. Cikini 4 No. 12 Menteng. Nasi uduk ini sudah berjualan sejak tahun 1993. 

Meskipun sederhana dari tampilan luarnya, warung nasi uduk ini memiliki beragam menu lauk pauk yang lengkap seperti tahu goreng, tempe goreng, babat, usus, paru, pete, dan udang. Nasi uduk ini dilengkapi dengan lalapan dan juga sambal kacang serta sambal terasi. 


Keunikannya berada pada nasi uduk yang tersaji layaknya tumpeng dengan bentuk kerucut yang dibungkus dengan daun pisang.nasi uduk gondangdia dibanderol mulai dari Rp 4.000-Rp 30.000. 

***

 

EDITOR: Novia Tri Astuti