JawaPos.com – Pasar Oro Oro Dowo adalah pilihan tepat bagi pencari wisata kuliner Malang yang gemar berburu jajanan legendaris berharga terjangkau.
Pasar ini berdiri sejak masa kolonial Belanda tahun 1932, direvitalisasi pada 2015, dan dinobatkan sebagai salah satu pasar terbersih.
Meski tampil rapi, pasar ini tetap melayani kebutuhan harian seperti sayur dan perlengkapan rumah tangga bagi para warga sekitar.
Lokasinya di Jalan Guntur Nomor 20, Klojen, sekitar 1,6 kilometer dari Balai Kota dan mudah terjangkau angkot jalur LDG.
Pasar buka setiap hari pukul 05.00 sampai 17.00, tetapi pedagang sarapan hanya berjualan sekitar pukul 11.00 hingga 13.00 WIB.
Dilansir dari laman Traveloka dan singosaribolumalang.co.id pada Sabtu (10/10), berikut deretan makanan dan minuman yang layak dicoba ini.
1. Gudeg dewi ayu
Gudeg otentik yang biasanya dicari di Yogyakarta ternyata bisa dinikmati di sini lewat sebuah lapak bernama Gudeg Dewi Ayu.
Selain gudeg, lapak ini menyediakan dawet, nasi pecel, dan beragam hidangan lain yang sangat cocok untuk menemani santapan utama.
2. Lumpur kentang 27 (wolak walik)
Lumpur Kentang 27, yang juga dikenal sebagai Wolak Walik, menjual kue lumpur berbahan kentang bertekstur lembut dan gurih manis.
Harganya sekitar Rp6.000 hingga Rp7.000 per buah dengan pilihan topping kismis, kelapa, dan keju, sementara varian uniknya cukup beragam.
Lapak ini menjual tahu bakso, lemper ayam, dan pempek mulai Rp5.000, sehingga antrean panjang sering terjadi saat akhir pekan.
3. Sego liwet bakar kemangi
Nasi liwet di lapak ini dibungkus daun pisang lalu dibakar, sehingga aroma kemangi harum terasa menggugah selera saat disantap.
Pilihan lauknya meliputi ayam, tuna, teri, hingga cumi dengan harga Rp15.000 sampai Rp25.000, dan isiannya dijamin membangkitkan nafsu makan.
Rasanya gurih dengan nasi yang lembut, sehingga cocok menjadi menu sarapan pagi murah meriah yang hangat di tengah keramaian.
4. Bakso goreng bagoplek
Bakso Goreng Bagoplek menawarkan camilan berupa bakso goreng dengan banyak pilihan varian yang renyah di luar dan terasa gurih.
Harganya dimulai dari Rp3.500 per biji, sehingga pembeli selalu memadati lapak ini dan rela mengantre demi bisa mendapatkan pesanannya.
5. Bakso goreng ayam bangkit
Bakso goreng Ayam Bangkit punya tekstur renyah di luar namun tetap lembut di dalam, dan biasanya disajikan dari penggorengan.
Harganya Rp17.500 untuk lima buah, Rp21.000 untuk enam buah, dan Rp35.000 untuk sepuluh buah atau versi beku siap simpan.
Banyak pembeli sengaja membawanya pulang sebagai stok camilan di rumah karena rasanya yang gurih dan praktis disimpan lebih lama.
6. Kedai pick me up
Kedai Pick Me Up cocok bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil menyeduh secangkir kopi dengan pengalaman yang terasa berbeda.
Lokasinya berada di dalam area pasar ini, dan selain kopi hitam, tersedia pula aneka minuman serta camilan kekinian lainnya.
7. Nasi buk hj supina
Nasi Buk Hj Supina menyajikan masakan khas Madura berupa nasi sayur dengan lauk empal, ayam, atau daging sapi berbumbu.
Seporsi nasi buk lengkap dibanderol sekitar Rp30.000, tanpa lauk Rp17.000, sedangkan harga bubur Madura Rp8.000 dan lupis manis Rp10.000.
Porsinya mengenyangkan dan bumbunya kuat, sehingga tempat ini menjadi pilihan favorit para pengunjung pasar untuk sarapan maupun makan siang.
8. Onde-onde sukun bu ana
Onde-onde Sukun Bu Ana berlokasi tidak jauh dari Lumpur Kentang 27 dan memakai campuran sukun pada kulitnya yang empuk.
Isiannya kacang hijau lembut dengan rasa yang lebih khas, dan satu buahnya dihargai Rp3.000 atau Rp15.000 untuk lima buah.
Camilan ini sering dipilih sebagai oleh-oleh kecil untuk dibawa pulang, tetapi bisa juga langsung dimakan di area pasar itu.
9. Oleh-oleh bolu Singosari
Sebelum pulang, pengunjung disarankan membeli bolu khas Singosari yang terkenal manis dan lembut sebagai buah tangan bagi orang rumah.
Oleh-oleh manis ini melengkapi perjalanan menikmati beragam hidangan pasar, mulai dari menu berat hingga camilan tradisional, sehingga terasa utuh.