← Beranda
6 Spot Kuliner Malam Dekat Stasiun Tebet, Pilihan Makan hingga Dini Hari
Rian Alfianto• Rabu, 14 Oktober 2026 | 04.42 WIB
Ilustrasi Stasiun Tebet. (AstraOtoshop)

JawaPos.com - Mencari kuliner malam dekat Stasiun Tebet tidak sulit. Kawasan di Jakarta Selatan ini memiliki beragam pilihan tempat makan, mulai dari warteg legendaris, dimsum hangat, roti bakar, hingga ayam dan bebek goreng dengan sambal pedas.

Pilihan tersebut cocok untuk penumpang KRL yang ingin makan setelah pulang kerja, mahasiswa yang mencari tempat nongkrong, maupun pencinta kuliner yang baru sempat berburu makanan pada malam hari.

Daya tarik kuliner Tebet bukan hanya terletak pada banyaknya pilihan menu, tetapi juga karakter setiap tempat makan. Ada warung sederhana yang bertahan selama puluhan tahun, pujasera dengan suasana santai, hingga restoran modern yang menawarkan kenyamanan untuk bersantap lebih lama.

Meski begitu, tidak semua tempat makan di kawasan ini buka selama 24 jam. Sebelum berangkat, terutama jika ingin makan menjelang tengah malam atau dini hari, sebaiknya periksa kembali jam operasional dan lokasi cabang yang dituju.

Berikut enam spot kuliner malam di sekitar kawasan Tebet yang bisa masuk daftar tujuan wisata kuliner di Jakarta Selatan.

1. Warteg Warmo, Warung Legendaris dengan Puluhan Pilihan Lauk

Bagi pencinta masakan rumahan, Warteg Warmo menjadi salah satu nama yang patut dipertimbangkan saat berburu kuliner malam di Tebet. Warung makan ini dikenal telah beroperasi sejak 1969 dan menjadi bagian dari perjalanan kuliner Jakarta selama lebih dari lima dekade.

Suasananya tidak jauh berbeda dari warteg pada umumnya. Pengunjung datang, memilih lauk yang tersedia di etalase, kemudian menyantap makanan bersama nasi putih hangat. Namun, daya tarik Warmo terletak pada variasi lauknya yang beragam.

Pengunjung bisa menemukan menu seperti ayam goreng, rendang, cumi, serta aneka tumisan dan sayuran. Banyaknya pilihan membuat tempat ini cocok untuk mereka yang menginginkan makanan berat tanpa harus menunggu lama.

 

Warteg Warmo juga dikenal sebagai salah satu tempat makan yang kerap didatangi beragam kalangan, termasuk figur publik. Popularitas tersebut berjalan beriringan dengan karakter warteg yang sederhana dan pilihan makanan yang akrab di lidah masyarakat Indonesia.

Bagi penumpang KRL yang baru tiba di Tebet dan ingin segera mengisi perut, konsep makan praktis seperti ini menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung bisa memilih lauk sesuai selera dan anggaran, mulai dari satu atau dua lauk sederhana hingga kombinasi makanan yang lebih lengkap.

Cocok untuk: makan malam setelah bekerja, mengisi perut sepulang naik KRL, atau mencari masakan rumahan saat lapar pada malam hari.

2. Kejar Setoran Food Space, Tempat Nongkrong Sambil Makan

Jika ingin menikmati suasana kuliner malam yang lebih santai, Kejar Setoran Food Space bisa menjadi pilihan. Konsep pujasera memberikan keleluasaan bagi pengunjung untuk menikmati makanan kasual sambil berbincang bersama teman.

Tempat makan dengan konsep seperti ini menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan warung makan tradisional. Pengunjung tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga bisa duduk lebih lama, mengobrol, atau sekadar melepas penat setelah menjalani aktivitas seharian.

Pilihan menu yang ditawarkan mencakup makanan kasual yang populer untuk santapan malam, seperti mi nyemek dengan bumbu yang kuat, olahan rendang, serta aneka camilan untuk mengganjal perut.

Mi nyemek, misalnya, cocok bagi pencinta mi yang menginginkan tekstur berkuah sedikit kental, tidak terlalu kering seperti mi goreng, tetapi juga tidak sebanyak mi kuah biasa. Sementara itu, menu berbumbu rempah bisa menjadi alternatif bagi pengunjung yang menginginkan makanan lebih mengenyangkan.

Keberadaan tempat makan dengan suasana nongkrong juga membuat kawasan Tebet tetap menarik dikunjungi setelah jam makan malam. Pengunjung dapat menjadikannya tempat bertemu teman sebelum melanjutkan perjalanan atau mengakhiri aktivitas pada malam hari.

 

Cocok untuk: nongkrong bersama teman, makan santai setelah pulang kerja, dan mencari variasi makanan selain nasi dengan lauk rumahan.

3. WINGLOK Hongkong Dimsum, Menikmati Dimsum Hangat pada Malam Hari

Tidak semua orang ingin menyantap nasi dan lauk saat lapar pada malam hari. Sebagian justru mencari makanan hangat dengan porsi yang bisa disesuaikan. Dimsum menjadi salah satu alternatif yang menarik, terutama ketika disajikan langsung dari kukusan.

WINGLOK Hongkong Dimsum menawarkan pilihan hidangan bergaya Hong Kong yang bisa dinikmati untuk makan malam maupun camilan larut malam. Menu yang dikenal di tempat ini antara lain hakau, siomay, ceker ayam berbumbu, dan mi ayam.

Hakau memiliki kulit tipis dengan tekstur kenyal, sedangkan siomay menawarkan isian yang lebih padat. Untuk pengunjung yang menyukai hidangan dengan bumbu kuat, ceker ayam bisa menjadi pilihan pendamping.

Keunggulan lain dari restoran dimsum adalah fleksibilitas dalam menentukan porsi. Pengunjung yang hanya ingin makan ringan dapat memesan beberapa jenis dimsum, sedangkan mereka yang membutuhkan santapan lebih lengkap bisa menambahkan mi atau menu pendamping lainnya.

Suasana restoran yang lebih modern juga bisa menjadi pertimbangan bagi pengunjung yang mengutamakan kenyamanan saat makan. Namun, pastikan kembali jam operasional cabang yang dituju karena layanan 24 jam perlu dikonfirmasi sebelum berangkat.

Cocok untuk: pencinta dimsum, camilan hangat tengah malam, atau makan malam dengan pilihan menu yang bisa dibagi bersama teman.

4. Roti Romi, Alternatif untuk Pencinta Roti Bakar dan Kopi

 

Bagi yang tidak ingin makan terlalu berat, Roti Romi menawarkan pilihan makanan yang lebih kasual. Roti bakar, mi instan, dan kopi menjadi kombinasi yang akrab bagi mereka yang ingin bersantai pada malam hari.

Roti bakar dengan aneka pilihan isian bisa menjadi camilan sederhana untuk menemani obrolan. Sementara itu, mi instan dapat dipilih ketika rasa lapar membutuhkan makanan yang lebih mengenyangkan.

Kopi juga menjadi bagian dari pengalaman bersantap di tempat seperti ini. Pengunjung bisa menikmati minuman sambil berbincang atau menyelesaikan pekerjaan yang belum rampung.

Dengan konsep kafe yang lebih modern, tempat makan semacam ini dapat menjadi alternatif bagi mereka yang ingin mencari suasana berbeda dari warung tenda atau tempat makan tradisional. Area duduk yang nyaman menjadi pertimbangan penting, terutama bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama.

Meski demikian, bagi yang berencana bekerja menggunakan laptop, sebaiknya perhatikan kebijakan tempat mengenai penggunaan perangkat elektronik, ketersediaan colokan, dan batas waktu penggunaan meja saat kondisi ramai.

Cocok untuk: camilan malam, minum kopi, menikmati roti bakar, atau berbincang santai setelah beraktivitas.

5. Warung Sambal Atom, Pilihan bagi Pencinta Sambal Pedas

Bagi sebagian orang, makan malam terasa kurang lengkap tanpa sambal. Di kawasan Tebet, Warung Sambal Atom dapat menjadi pilihan bagi pencinta makanan pedas yang ingin menyantap ayam atau ikan dengan nasi hangat.

Berbeda dari tempat makan yang mengandalkan suasana modern, warung sederhana seperti ini menawarkan pengalaman kuliner yang lebih langsung pada cita rasa. Aroma ayam dan ikan bakar menjadi salah satu daya tarik ketika pengunjung mendekati area makan.

 

Sambal menjadi unsur penting dalam sajian yang ditawarkan. Racikan sambal dengan tingkat kepedasan yang menggigit bisa menjadi pelengkap untuk ayam atau ikan, terutama ketika dipadukan dengan nasi dan lauk pendamping seperti tahu serta tempe goreng.

Nasi uduk juga dapat menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin menikmati perpaduan rasa gurih dan pedas. Kombinasi tersebut cocok untuk makan besar setelah menjalani aktivitas seharian.

Bagi pencinta kuliner malam, tempat makan seperti ini memberikan pilihan selain makanan cepat saji atau menu kafe. Pengunjung bisa menikmati hidangan bergaya rumahan dengan cita rasa yang lebih kuat.

Jika tidak terbiasa menyantap makanan sangat pedas, ada baiknya menanyakan tingkat kepedasan sambal sebelum memesan.

Cocok untuk: pencinta ayam atau ikan bakar, penggemar sambal, dan mereka yang mencari makan malam dengan nasi serta lauk lengkap.

6. Bebek Kaleyo, Bebek Goreng dengan Sambal sebagai Pendamping

Bebek goreng menjadi pilihan lain bagi pencinta kuliner malam yang menginginkan makanan berat. Bebek Kaleyo dikenal dengan menu bebek goreng yang disajikan bersama nasi dan sambal, sehingga cocok untuk santapan setelah bekerja atau beraktivitas di luar rumah.

Daging bebek memiliki karakter rasa yang berbeda dari ayam. Jika diolah dengan baik, teksturnya bisa terasa empuk dengan bumbu yang meresap. Perpaduan tersebut membuat bebek goreng menjadi salah satu menu yang memiliki penggemar tersendiri di Jakarta.

Untuk melengkapi hidangan, pengunjung dapat memilih sambal sesuai selera. Sambal korek menawarkan sensasi pedas yang kuat, sedangkan sambal mangga memberikan perpaduan rasa pedas, asam, dan segar.

 

Cabang Bebek Kaleyo di kawasan Tebet dapat dipertimbangkan bagi pengunjung yang ingin makan bersama keluarga atau teman dalam suasana restoran. Ketersediaan area makan yang nyaman juga menjadi pertimbangan bagi mereka yang tidak ingin bersantap di tempat terbuka.

Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan sebelum datang: jam operasional bisa berbeda menurut cabang dan hari. Informasi bahwa tempat ini tutup pada Minggu perlu dikonfirmasi kembali melalui kanal resmi cabang yang dituju, terutama jika kunjungan direncanakan pada akhir pekan.

Cocok untuk: makan malam bersama teman atau keluarga, pencinta bebek goreng, dan pengunjung yang menginginkan hidangan berat dengan sambal sebagai pelengkap.

 

 

 

EDITOR: Diar Candra