Acara yang baru kali pertama diadakan itu bertujuan memperkenalkan batik Jawa Timur (Jatim) kepada masyarakat luas. Pemprov Jatim juga menggandeng desainer kondang Ivan Gunawan untuk mendesain batik dari beberapa daerah yang terpilih di Jatim.
Selain itu, runway diisi peragaan batik koleksi para desainer yang tergabung dalam Asosiasi Perancang dan dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Asosiasi Perajin Batik Jawa Timur (APBJ), serta Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya. Ada karya kolaborasi Lia Afif x Pemkab Probolinggo, Elok Renapio, Sheila Andina, Gita Orlin, Ulfa Mumtaza, Embran Nawawi, dan Fiky Aisyah.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya mengungkapkan keinginan untuk memasarkan kain-kain Jatim seperti batik, tenun, dan bordir. ’’Saya tahu kualitasnya sangat baik. Tapi, tanpa sentuhan desainer, saya tidak yakin kain itu bisa terpromosikan dengan baik,’’ tuturnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Sunarto menjelaskan, mulai tahun ini Pemprov Jatim membuat program khusus untuk memasarkan kain Jatim. Salah satunya melalui acara tersebut. ’’Tahun depan rencananya gelar East Java Fashion Harmony di Jakarta agar lebih dikenal di nasional,’’ ujarnya.
Sebagai puncak acara, Ivan Gunawan didapuk memamerkan 15 busana batik dari delapan daerah di Jatim.