JawaPos.com - Sterilisasi kucing merupakan prosedur operasi untuk mencegah mereka tidak bisa menghasilkan keturunan.
Sebagian besar orang tidak mensterilkannya karena alasan ingin memiliki anak kucing atau terkendala biaya yang cukup mahal.
Meskipun sterilisasi kucing masih menjad pro dan kontra di masyarakat. Namun prosedur steril ini dapat memberikan manfaat kesehatan pada kucing.
Dilansir dari laman advance pet pada Kamis (23/11), sebagian besar dokter hewan merekomendasikan melakukan steril saat mencapai usia kematangan seksual kucing.
Sebelum dilakukan operasi, kucing tidak akan merasakan apapun karena telah diberikan suntikan anestesi.
Kucing jantan akan menerima sayatan kecil pada bagian testis. Sayatan ditutup menggunakan jahitan dan dapat pulang dalam 24 jam jika tidak terjadi komplikasi.
Kucing betina akan memiliki proses yang lebih rumit. Mereka akan menerima sayatan cukup lebar untuk mengangkat indung telur atau rahimnya.
Setelah operasi, mayoritas kucing tidak akan berperilaku secara berbeda saat pulih. Beberapa mungkin mengalami kenaikan berat badan yang cepat. Namun hal itu dapat dipantau dari aktivitas dan nutrisi yang tepat.
Secara keseluruhan, mensterilkan kucing memiliki manfaat lebih tinggi dibandingkan membiarkannya.
Meskipun membawa kucing untuk dioperasi bisa jadi menakutkan, tapi manfaatnya sangat besar dan sepadan.
Hal tersebut menurunkan risiko kucing untuk berkelahi, kabur, atau kelahiran anak kucing yang tidak diinginkan.
Dilansir dari laman hepper pada Kamis (23/11), disebutkan alasan penting agar kucing lebih baik disterilkan.
Menurunkan Kemungkinan Kabur
Baca Juga: Sejarah Keajaiban Dream Catcher yang Dipercayai Ampuh Usir Mimpi Buruk, Simak Mitos dan Fakta?
Kucing yang sudah dewasa kemungkinan besar akan berkeliaran jauh dari rumah untuk mencari pasangan. Saat kucing berkeliaran, mereka berisiko tertabrak mobil atau terluka karena bertengkar dengan kucing lain.
Mensterilkan kucing membantu menghilangkan kebutuhan kucing untuk kabur mencari pasangan, sehingga mereka tetap aman di rumah.
Mengurangi Kelebihan Populasi
Sebagian besar negara memiliki kelebihan hewan pendamping, salah satunya adalah kucing.
Kucing memiliki produktivitas melahirkan 45 kali lebih besar daripada manusia. Hal tersebut menyebabkan kucing berkeliaran di jalanan dengan penderitaan.
Bantuan terbaik untuk kucing adalah membatasi jumlah mereka agar tersedia tempat tinggal yang ideal.
Peluang Hidup Lebih Lama
Kucing yang disterilkan memiliki risiko yang rendah terhadap tumor kelenjar susu, kanker prostat, tumor perianal, kanker rahim, dan kanker testis. Sehingga memiliki peluang hidup yang lebih lama.
Mengurangi Agresivitas
Kucing yang telah steril mengurangi keinginannya untuk berkeliaran atau bertengkar. Sehingga meminimalkan risiko untuk terluka atau tertular penyakit.