JawaPos.com – Menjaga ketenangan setelah diselingkuhi adalah tugas yang berat bagi kebanyakan orang.
Namun, beberapa orang tampaknya memiliki kemampuan unik untuk tetap tabah bahkan dalam situasi yang menyakitkan hati.
Mereka pada umumnya bisa melakukannya karena memiliki ciri kepribadian unik yang orang lain belum tentu memilikinya. Lantas apa saja ciri kepribadian mereka?
Dilansir dari laman The Expert Editor, Rabu (10/7), berikut beberapa ciri kepribadian orang yang tetap tabah setelah diselingkuhi diantaranya :
1. Kecerdasan emosional
Menangani patah hati dengan sikap tabah membutuhkan pemahaman mendalam tentang emosi seseorang dan cara mengelolanya. Di sinilah kecerdasan emosional berperan.
Kecerdasan emosional sendiri adalah kemampuan untuk mengenali, memahami dan mengelola emosi kita sendiri dan emosi orang-orang di sekitar kita.
Dalam konteks pengkhianatan, mereka memiliki kecerdasan emosional tinggi memiliki keunggulan.
Mereka dapat mengatasi perasaan marah, sakit hati dan kecewa dengan cara yang tidak dapat dilakukan banyak orang lain.
Kecerdasan emosional yang tinggi juga memberi mereka kemampuan untuk menyembuhkan diri, belajar dari pengalaman dan melangkah maju tanpa menanggung kebencian.
2. Ketergantungan rendah
Orang-orang yang tabah sekalipun sudah diselingkuhi cenderung menunjukkan ketergantungan yang rendah pada orang lain untuk kebahagiaan dan harga diri mereka. Mereka juga sangat menghargai kemandirian dan otonomi pribadi mereka.
Mereka tidak terlalu bergantung pada pasangannya untuk pemenuhan emosi namun justru mereka mampu menemukan kepuasan dalam diri mereka sendiri.
Menariknya, tingkat ketergantungan yang lebih rendah bisa meredam dampak ketika hubungan berakhir karena perselingkuhan.
3. Rasa percaya diri
Satu sifat yang dimiliki mereka yang bisa tetap tabah dalam menghadapi pengkhianatan adalah memiliki rasa percaya diri yang kuat.
Mereka memahami siapa diri mereka, apa yang mereka perjuangkan dan kemana mereka akan menuju dalam hidup.
Mereka memiliki pemahaman yang jelas tentang nilai, tujuan dan harga diri mereka.
Rasa percaya diri yang kuat ini membantu mereka menghindari kehilangan identitas dalam suatu hubungan dan meminimalkan dampak negatif pengkhianatan.
4. Merangkul kegagalan
Baca Juga: Diduga Gelapkan Uang Rp 6,9 M, Suami BCL Akan Diperiksa Polisi Besok
Mereka yang tetap tabah meskipun sudah diselingkuhi memahami kegagalan bukan sebagai kemunduran namun melihatnya sebagai batu loncatan menuju kesuksesan.
Bahkan mereka juga memahami setiap kesalahan dan setiap kegagalan adalah kesempatan untuk belajar dan tumbuh.
5. Pola pikir pertumbuhan pribadi
Ciri umum lain yang dimiliki mereka yang tetap tabah meskipun sudah diselingkuhi adalah mempunyai pola pikir pertumbuhan pribadi.
Mereka selalu melihat setiap kejadian dalam hidup mereka baik atau buruk sebagai kesempatan untuk pertumbuhan pribadi.
6. Latihan kesadaran
Mereka yang dapat tetap tabah setelah diselingkuhi sering kali mempraktikkan kesadaran penuh dalam kehidupan sehari-hari. Mindfulness adalah proses membawa perhatian seseorang ke masa kini.
Hal ini mendorong kita untuk mengalami perasaan dan pikiran kita tanpa menghakimi sehingga bisa menjadi terapi yang luar biasa selama masa sulit.
7. Mampu menerima sakit hati
Sifat terakhir yang dimiliki mereka yang tabah meskipun sudah diselingkuhi adalah mampu menerima sakit hati. Artinya mereka tidak menyangkal atau lari dari rasa sakit mereka.
Mereka tidak berpura-pura semuanya baik-baik saja atau menutupi emosinya namun mereka membiarkan diri mereka merasakan sakit hati, kemarahan dan kesedihan.