JawaPos.com – Rasa kesepian merupakan pengalaman emosional yang bisa dialami siapa saja terutama di usia senja.
Dan menurut penelitian banyak pria mengalami kesepian yang lebih terasa ketika mereka memasuki usia paruh baya hingga lanjut usia.
Kesepian ini bukan hanya sekedar tidak memiliki teman atau pasangan, tapi jauh lebih mendalam alasannya.
Seseorang bisa berada di tengah keluarga atau keramaian, tetapi tetap merasa tidak memiliki hubungan yang benar-benar bermakna.
Kondisi ini dapat berdampak besar pada kesehatan mental maupun fisik seseorang, bahkan bisa menyebabkan stres dan depresi.
Dilansir dari Your Tango, ada lima alasan kenapa banyak pria sering merasa kesepian di usia tua hingga menyebabkan rasa frustasi mendalam.
1. Membutuhkan Hubungan Sosial
Pada dasarnya semua orang pasti membutuhkan orang lainnya karena diciptakan sebagai makhluk sosial.
Hubungan dengan orang lain membantu kita merasa dihargai, dipahami, dan memiliki tujuan hidup yang bahagia.
Ketika seseorang kehilangan koneksi sosial yang bermakna, tubuh dan pikiran bisa meresponsnya seperti stres berkepanjangan.
Bahkan penelitian menunjukkan bahwa kesepian kronis dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik.
Sayangnya, banyak pria tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang mengalami kesepian.
2. Pria Cenderung Kehilangan Teman Saat Bertambah Usia
Ketika masih muda, banyak pria memiliki jaringan sosial yang luas berkat mengikuti berbagai aktivitas.
Entah itu mengikuti ekskul sekolah, olahraga, hobi pribadi, pekerjaan, atau bahkan komunitas terbuka.
Namun seiring bertambahnya usia, aktivitas yang dilakukan para pria cenderung semakin berkurang.
Ini membuat teman-teman lama mungkin pindah kota, sibuk dengan keluarga, atau tidak lagi sering bertemu.
Tanpa usaha untuk menjaga hubungan, jaringan sosial tersebut perlahan mengecil dan bahkan hilang.
Pada akhirnya, banyak pria menyadari bahwa jumlah teman dekat yang bisa diajak berbicara semakin sedikit.
3. Pertemanan Pria Sering Berasal dari Aktivitas
Perbedaan lain antara pria dan perempuan adalah cara mereka membangun hubungan sosial di lingkungannya.
Pria dapat memiliki teman kebanyakan berkat bermain olahraga yang sama, bekerja proyek, bermain dengan teman sebaya, dan melakukan aktivitas tertentu.
Ini membuat hubungan mereka seringkali bergantung pada kegiatan yang sedang dilakukan meskipun sementara.
Dan ketika aktivitas itu berhenti, pertemanan juga ikut berkurang atau bahkan menghilang tanpa jejak.
Sebaliknya, perempuan cenderung menjaga hubungan melalui percakapan emosional atau komunikasi rutin.
4. Banyak Pria Enggan Memulai Hubungan Terlebih Dulu
Salah satu alasan mengapa banyak pria sering kesepian adalah karena jarang mengambil inisiatif untuk menghubungi teman terlebih dahulu.
Ini karena pria cenderung merasa tidak ingin terlihat membutuhkan orang lain, takut ditolak, merasa seharusnya teman yang menghubungi lebih dulu.
Faktanya, banyak hubungan pertemanan sebenarnya masih bisa bertahan jika salah satu pihak mau mengambil langkah pertama.
Namun sayangnya, kebiasaan menunggu ini justru membuat hubungan yang telah lama tidak bertemu perlahan hilang hingga membuat pria kesepian.
5. Pensiun Sering Menyebabkan Kesepian
Bagi sebagian pria, pekerjaan adalah sumber dan alasan mengapa mereka dapat membangun interaksi sosial.
Dan ketika mereka pensiun beberapa situasi berubah seperti tidak lagi bertemu rekan kerja setiap hari, rutinitas sosial berkurang, dan aktivitas di luar rumah semakin sedikit.
Jika tidak memiliki kegiatan baru atau komunitas sosial lain, kondisi ini dapat memicu perasaan kesepian.
Namun sebenarnya masa pensiun juga bisa menjadi kesempatan untuk memperluas hubungan, misalnya melalui kegiatan sosial, relawan, atau komunitas hobi.