← Beranda
Layanan Psikologi dan Pengembangan SDM Kini Merambah Sekolah hingga UMKM
Latu Ratri Mubyarsah• Selasa, 6 Oktober 2026 | 19.16 WIB
Ilustrasi pemanfaatan layanan psikologi. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Pemanfaatan layanan psikologi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) tidak lagi terbatas pada proses rekrutmen perusahaan.

Layanan ini kini mulai banyak digunakan di lingkungan pendidikan untuk pemetaan potensi siswa hingga untuk penataan SDM di usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kondisi tersebut mendorong perluasan layanan di sektor tersebut.

Baca Juga: 10 Keahlian yang Bisa Mengubah Pekerja Kelas Menengah Biasa Jadi Berpenghasilan seperti Kelas Atas

Salah satu lembaga yang bergerak di bidang ini, BIPI Consulting, mencatat adanya peningkatan kebutuhan asesmen psikologi sejak berdiri pada 2018.

CEO BIPI Consulting Arnita Kusumaningrum mengatakan, kebutuhan terhadap layanan psikologi kini datang dari berbagai segmen.

”Kebutuhan psikologi dan pengembangan SDM semakin beragam. Tidak hanya perusahaan, tetapi juga sekolah, siswa, hingga pelaku UMKM,” ujar Arnita Kusumaningrum.

Baca Juga: Sering Dianggap Anti Sosial, Kenali 5 Kekuatan Orang yang Nyaman Menikmati Waktu Sendiri

Masuk ke Sektor Pendidikan

Di sektor pendidikan, layanan psikologi digunakan untuk membantu siswa mengenali potensi diri, meliputi tes IQ, tes minat bakat, tes penjurusan kuliah, hingga konseling.

Melalui unit layanan Future By BIPI, asesmen dilakukan tidak hanya saat individu memasuki dunia kerja, tetapi juga sebagai bagian dari proses pengembangan diri sejak di bangku sekolah, termasuk melalui layanan kunjungan langsung ke sekolah.

Dari Rekrutmen hingga Pengembangan Karyawan

Di dunia kerja, asesmen psikologi berkembang dari sekadar alat seleksi menjadi bagian dari pengelolaan SDM yang lebih luas, mulai dari pemetaan potensi, pengembangan kompetensi, hingga pelatihan dan coaching.

Dalam prosesnya, lembaga tersebut menggunakan platform tes daring berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan fitur pemantauan untuk menjaga transparansi pengerjaan tes.

Namun, interpretasi hasil tetap mengedepankan peran profesional.

”Teknologi dapat membantu proses asesmen menjadi lebih efisien dan terpantau, tetapi pada akhirnya pemahaman terhadap individu tetap menjadi inti dalam pengembangan SDM,” kata Arnita.

Baca Juga: 7 Cara Mendapatkan Pasangan yang Sesuai Harapan Menurut Psikologi

Sasar UMKM

Kebutuhan penataan SDM juga mulai dirasakan UMKM yang tengah berkembang.

Melalui layanan BIPI HR-MU, dukungan yang diberikan mencakup rekrutmen hingga administrasi kepegawaian seperti penyusunan SOP, job description, struktur gaji, dan kontrak kerja.

”Model ini memungkinkan pelaku UMKM mendapatkan dukungan pengelolaan SDM tanpa harus membentuk divisi HR internal,” terang Arnita Kusumaningrum.

Baca Juga: Jika Ingin Menangani Gangguan dan Intimidasi di Tempat Kerja, Lakukan 7 Cara Ini Menurut Psikologi

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah