← Beranda
6 Cara Sehat Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Ternyata Sesederhana Ini
Cicilia Margarettha• Jumat, 9 Oktober 2026 | 04.01 WIB
Ilustrasi menjaga kesehatan mental / foto: pexels.com

JawaPos.com - Hari Kesehatan Mental Sedunia diperingati setiap 10 Oktober dan tahun ini jatuh pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Peringatan ini sering dibayangkan sebagai acara besar, padahal bisa dimulai dari langkah kecil yang bisa dilakukan siapa saja.

Kepedulian terhadap kesehatan mental makin penting. Laporan WHO dalam World Mental Health Today, menyebut lebih dari satu miliar orang hidup dengan gangguan mental, dan sebagian besar belum mendapat dukungan memadai.

Tema 2026 yang ditetapkan World Federation for Mental Health adalah Lived Experiences Heard, Real Voices, Real Change.

Tema ini menekankan pentingnya mendengarkan pengalaman nyata orang yang hidup dengan masalah kesehatan mental.

Melansir dari laman YourTang pada Kamis (09/10), Hari Kesehatan Mental Sedunia pertama kali tercatat diperingati pada 1992 dan mulai mengusung tema tahunan pada 1994.

Berikut enam cara sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mental:

  1. Bergabung dengan komunitas

Banyak komunitas dan fasilitas kesehatan menggelar seminar, skrining kesehatan mental gratis, atau jalan sehat pada momen ini.

Manfaatkan berbagai layanan kesehatan mental yang ada dilingkungan Anda, lewat komunitas atau berbagai kegiatan yang diadakan pemerintah.

2.      Lakukan perawatan diri

Pilih satu aktivitas yang menenangkan, seperti membaca buku yang lama tertunda, makan di tempat favorit, atau bersantai di rumah, melakukan hobi, berolahraga.

  1. Tanyakan kabar keluarga dan teman

Bicara soal kesehatan mental masih terasa berat bagi sebagian orang. Tawarkan telinga untuk mendengarkan, terutama pada keluarga dan teman yang sedang berjuang dengan depresi atau kecemasan.

  1. Luangkan waktu untuk meditasi

Stres sehari-hari mudah terpendam, tetapi bisa mempengaruhi kemampuan rileks, kualitas tidur, dan kesehatan secara keseluruhan.

  1. Tebarkan kebaikan

Senyum kepada orang yang berpapasan, beri pujian, atau bersikap ramah pada orang yang melayani Anda.

Hal ini mungkin terdengar sederhana, namun dampaknya mungkin lebih besar dari yang dibayangkan

  1. Ingatkan diri bahwa Anda berharga

Setiap orang layak mendapat hormat, kebaikan, dan kasih sayang, termasuk dari diri sendiri.

Sejumlah cara di atas mempunyai dampak pada mindfulness memperbaiki kecemasan, depresi, dan nyeri, dengan pengurangan stres psikologis yang kecil hingga sedang.

Soal bertanya kabar dan menjaga hubungan, Komisi Koneksi Sosial WHO pada (2025), melaporkan bahwa 1 dari 6 orang di dunia terdampak kesepian, yang dikaitkan dengan sekitar 100 kematian setiap jam. Karena itu, menyapa teman bukan hal sepele.

Tema tahun ini mengingatkan bahwa kesehatan mental bukan hanya urusan individu, namun juga sesama.

Mendengarkan tanpa menghakimi adalah langkah awal yang bisa dilakukan siapapun, di rumah, di kantor, maupun di sekolah. Orang yang merasa didengar cenderung lebih berani bercerita dan mencari pertolongan.

Kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten sering lebih berdampak dibanding aksi besar yang hanya sekali.

Menyisihkan beberapa menit untuk bernapas tentang, menjaga komunikasi dengan orang terdekat, dan tidur cukup bisa menjadi fondasi bagi kesehatan mental jangka panjang.

Tidak perlu menunggu sampai merasa kewalahan untuk mulai peduli pada diri sendiri dan orang disekitar Anda.

Jadikan Hari Kesehatan Mental Sedunia sebagai titik awal, bukan satu-satunya hari untuk peduli.

Dengan saling mendengar dan mengurangi stigma, lingkungan yang lebih suportif bagi kesehatan mental dapat dibangun bersama, dimulai dari hal sesederhana menanyakan kabar.

Perlu diingat, cara-cara ini melengkapi, bukan menggantikan bantuan profesional. Jika perasaan tertekan atau cemas berlangsung lama dan mengganggu aktivitas, segera bicarakan dengan psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan terdekat.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho