JawaPos.com - Rasa lapar yang muncul ketika malam sudah larut sering kali membuat seseorang sulit menahan keinginan untuk mencari makanan. Camilan seperti keripik, biskuit, kue, atau makanan instan biasanya menjadi pilihan karena mudah ditemukan dan cepat disantap.
Keinginan makan pada malam hari tidak selalu muncul tanpa alasan. Pola makan yang kurang teratur, asupan makanan yang tidak mencukupi sepanjang hari, kurang minum, hingga tekanan pikiran dapat menjadi beberapa faktor yang membuat perut terasa lapar ketika seharusnya tubuh mulai beristirahat.
Kebiasaan mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebihan menjelang tidur juga dapat membuat tubuh terasa kurang nyaman. Perut kembung, rasa terlalu kenyang, hingga kualitas tidur yang terganggu bisa menjadi dampaknya.
Dilansir dari English Jagran, ada sejumlah cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan rasa lapar pada malam hari.
Baca Juga: Rezeki Lancar dan Hidup Berkecukupan, Ini 7 Weton yang Disebut Balungan Sugih
Berikut empat trik yang bisa dicoba:
1. Pastikan kebutuhan cairan tercukupi
Jangan buru-buru menganggap perut kosong sebagai tanda bahwa tubuh membutuhkan makanan. Rasa haus terkadang dapat terasa mirip dengan rasa lapar.
Karena itu, pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan sepanjang hari. Jika mulai merasa ingin ngemil pada malam hari, cobalah mengevaluasi terlebih dahulu apakah kebutuhan minum selama sehari sudah terpenuhi.
Tetap terhidrasi juga membantu tubuh menjalankan berbagai fungsi dengan baik. Namun, kebutuhan cairan setiap orang berbeda sehingga tidak perlu memaksakan diri minum dalam jumlah berlebihan.
2. Jangan abaikan pola makan seimbang
Melewatkan waktu makan atau makan terlalu sedikit pada siang hari dapat membuat rasa lapar menumpuk ketika malam tiba. Untuk menguranginya, usahakan memiliki jadwal makan yang teratur dengan menu yang cukup dan beragam.
Makanan utama sebaiknya terdiri dari sumber karbohidrat, protein, sayuran, buah, serta sumber lemak yang sesuai kebutuhan. Jeda antarwaktu makan juga perlu diperhatikan agar tubuh tidak mengalami rasa lapar berlebihan.
Mengatur waktu makan dengan baik dapat membantu mengurangi kebiasaan mencari makanan secara spontan ketika sudah larut malam.
3. Jangan lupakan protein
Protein merupakan salah satu komponen penting dalam pola makan seimbang. Karena itu, pastikan menu harian tidak hanya berisi karbohidrat, tetapi juga memiliki sumber protein yang cukup.
Protein dapat diperoleh dari berbagai bahan makanan, seperti telur, ikan, ayam, daging, tahu, tempe, maupun kacang-kacangan.
Mengombinasikan protein dengan serat dan sumber karbohidrat yang sesuai dapat membantu membuat menu lebih lengkap, sehingga pola makan sepanjang hari menjadi lebih teratur.
4. Kurangi kebiasaan begadang
Semakin lama seseorang terjaga pada malam hari, semakin besar pula kesempatan munculnya keinginan untuk makan. Terlebih jika makan malam dilakukan cukup awal tetapi waktu tidur baru berlangsung beberapa jam kemudian.
Karena itu, menjaga jadwal tidur yang teratur dapat menjadi bagian dari upaya mengendalikan kebiasaan ngemil larut malam. Usahakan mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan hindari begadang jika tidak ada kebutuhan mendesak.
Jika memang harus terjaga hingga dini hari karena pekerjaan atau aktivitas tertentu, sesuaikan jadwal makan dan pilih makanan ringan yang lebih sesuai kebutuhan daripada mengonsumsi makanan secara berlebihan.
Pada akhirnya, rasa lapar tengah malam tidak harus selalu dilawan dengan menahan diri secara ekstrem. Yang lebih penting adalah memperbaiki pola makan sepanjang hari, mencukupi kebutuhan cairan dan nutrisi, serta menjaga waktu tidur agar tubuh mendapatkan kesempatan beristirahat dengan baik.