JawaPos.com - Kemampuan menghadapi tekanan mungkin sering dibicarakan, tetapi tidak semua orang mampu mempertahankan kestabilan diri di tengah situasi sulit.
Situasi penuh tekanan dan ketidakpastian dapat memicu respon alami berupa kepanikan. Namun, seseorang yang mampu bekerja di bawah tekanan cenderung mampu menjaga kestabilan diri, menghadapi berbagai tantangan, dan tetap menjalankan rutinitas di tengah situasi yang tidak menentu.
Seperti yang ditunjukkan ciri-ciri pada laman aconsciousrethink yang dikutip pada (13/10) berikut pola pikir dan perilaku yang benar-benar menunjukkan bahwa seseorang mampu bekerja di bawah tekanan.
-
Tidak larut dalam kegagalan
Seseorang yang mampu bekerja dibawah tekanan menganggap kegagalan sebagai salah satu perjalanan hidup, dan bukan akhir dari segalanya. Sikap ini dapat membantu mereka untuk mempertahankan kendali atas dirinya. Pandangan positif juga berpengaruh pada tindakan bahwa masih ada hal yang bisa dilakukan. Sikap ini yang membantu seseorang mampu melewati masa-masa sulit.
-
Mempertahankan rutinitas
Banyak orang kehilangan kendali saat menghadapi tekanan. Orang yang dapat bekerja di bawah tekanan cenderung melakukan hal yang sebaliknya. Mereka memahami bahwa rutinitas adalah pondasi yang membantu menjaga diri mereka tetap stabil.
-
Berani meminta bantuan
Orang yang mampu bekerja di bawah tekanan memahami bahwa dukungan sosial dapat mengurangi beban psikologis. Mereka tidak harus menunggu sampai benar-benar kewalahan untuk mencari bantuan. Mengakui kesulitan sejak awal merupakan tanda bahwa mereka mampu mencegah masalah menjadi lebih berat.
-
Fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan
Saat menghadapi tekanan, seseorang cenderung mengevaluasi hal-hal yang bisa mereka lakukan. Fokus mereka kemudian diarahkan pada tindakan yang benar-benar bisa dilakukan. Tujuannya bukan menyerah pada keadaan, namun berhenti menghabiskan energi untuk hal-hal yang tidak bisa diubah.
-
Memprioritaskan kesehatan fisik
Seseorang yang fokus dan dapat bekerja di bawah tekanan cenderung memperhatikan kesehatan fisik. Mereka menjalankan rutinitas dengan tertib seperti tidur cukup, berolahraga, dan mengkonsumsi makanan bergizi.
-
Belajar dari kesalahan
Mereka berusaha meninjau kesulitan masa lalu untuk memperoleh pemahaman, bukan terus-menerus terjebak di dalamnya. Baik menulis jurnal, menyusun rencana yang lebih teratur, sampai berdiskusi dan menemui tenaga professional.
-
Open minded
Tekanan yang berat terkadang membuat seseorang memandang setiap masalah sebagai penilaian terhadap diri sendiri. Orang yang dapat bekerja di bawah tekanan cenderung memahami masalah yang sedang dihadapi tidak serta merta menentukan nilai diri dan seluruh masa depan mereka.
-
Mempersiapkan langkah untuk menyikapi kemungkinan terburuk
Saat tekanan benar-benar datang, seseorang yang memikirkan berbagai kemungkinan terburuk merasa lebih siap karena situasi tersebut terasa asing bagi dirinya. Mereka sudah memiliki gambaran awal mengenai tindakan yang dapat diambil.
***