← Beranda
KunoKini Luncurkan Album Remix Hasil Kolaborasi
Muhammad Syadri• Kamis, 16 Februari 2017 | 05.30 WIB
KunoKini saat tampil di Universitas Indonesia

JawaPos.com - Grup musik eksperimental dan etnik, KunoKini resmi merilis sebuah mini album remix untuk pertama kali. Album ini merupakan hasil kolaborasi dari musisi, produser, hingga seniman gambar untuk enam lagu remix, HeyBeb!!. Sebagai informasi, HeyBeb!! adalah single perdana KunoKini yang dirilis secara resmi pada 16 Maret 2016 lalu.

"Kekuatan mereka memberikan hal-hal positif bagi kehidupan dan proses kreatif kami. Siapapun berhak untuk merepresentasikan apresiasi terhadapnya dalam bentuk apapun, kali ini kami memilih untuk menuangkannya dalam sebuah lagu HeyBeb!!," kata Fikridzul kepada JawaPos.com.

Mini album ini memuat interpretasi ulang para musisi dan produser seperti Kimo (Kimokal), Evan Virgan Fajar J, Heruwa (Shaggydog), N.A.D.A (another Imel Kei Project), DJ Stroo, dan penyanyi asal Singapura MAS1A bersama produser Deleon “Jubba” White of White Stone Production / BMI.

Beragam nuansa dan karakter musik elektronik tersaji beragam dan memikat dalam mini album ini. Kejutan-kejutan pun dapat dirasakan lewat komposisi kreatif antara insutrumen tradisional dengan unsur elektronik. Grup yang beranggotakan Adhi Bhisma Whraspati (Bhismo), Astari Achiel (Bebi), dan Dzulfikri Putra Malawi (Fikridzul) ini memadukannya dengan indah.

"Ini salah satu cara yang kami bisa lakukan untuk membuat alat musik tradisional memiliki nilai tambah. Kami berharap banyak produser dan musisi khususnya di Indonesia juga tidak enggan mengeksplorasi musiknya dengan instrumen tradisional,” jelas Bebi.

Sementara itu jajaran seniman gambar terdiri dari Rimba Mahardika, Tuyuloveme, Rio Simatupang, Pierre Alvian, Astari Achiel, dan Mark Achiel yang menginterpretasikan The Power of Cah Ayu dengan masing-masing karakter. Kemudian gambar mereka melekat menjadi cover tiap lagu yang ada dalam mini album ini.

Mini album remix ini sudah dapat dinikmati di digital store seperti Deezer, Google Play, iTunes / Apple Music, SoundCloud, Spotify, dan lainnya. (ded/JPG)

EDITOR: Muhammad Syadri