JawaPos.com - Film-film bergenre thriller adalah film yang biasanya bertema kasus-kasus misteri yang tidak berkaitan dengan paranormal, sehingga penulisan alur ceritanya harus mudah dimengerti dan pemecahan masalahnya juga masuk akal.
Karena tidak mudah untuk menulis cerita yang diperlukan penelitian mendalam, terkadang sutradara dan produser cenderung mengangkat kisah-kisah nyata menjadi ide film.
Dengan terkenalnya film-film yang berasal dari Korea Selatan dan mudahnya akses untuk menonton film asing, kita bisa menemukan banyak film yang terinspirasi oleh kasus-kasus dari Korea Selatan sendiri.
Berikut film-film thriller Korea Selatan yang terinspirasi dari kisah nyata terbaik menurut IMDb:
1. Where the Truth Lies (2009)
Memiliki judul asli “Itaewon Salinsageon” dan disutradarai oleh Hong Ki-Seon. Film ini menceritakan penyelidikan dari pembunuhan seorang pemuda bernama Jo Jong-pil yang ditemukan di toilet restoran di Itaewon.
Tersangka utamanya adalah dua laki-laki Amerika-Korea yang masuk ke toilet setelah Jo Jong-pil. Dan dalam penyelidikan ini harus ditemukan siapa pelaku di antara kedua orang ini.
Film ini berdasarkan kasus pembunuhan nyata dimana pada tahun 1997 di Burger King di Itaewon.
2. Memories of Murder (2003)
Dengan judul asli “Salinui Chuoek” dan disutradarai oleh Bong Joon-ho, film ini menceritakan kasus di Provinsi Gyunggi pada tahun 1986 dimana terjadi pemerkosaan dan pembunuhan berantai terhadap perempuan-perempuan di sekitar lokasi.
Dua detektif lokal dan detektif kiriman dari Seoul bekerja sama untuk menangkap pelaku yang kejam ini.
Berdasarkan kisah nyata yang terjadi di Hwaseong, Provinsi Gyeonggi pada tahun 1986 hingga 1991. Sebanyak sepuluh perempuan dihabisi, dari nenek berumur 71 tahun hingga anak berumur 14 tahun.
3. Silenced (2011)
Film ini memiliki judul asli “Dokani” dan disutradarai oleh Hwang Dong-hyuk serta dibintangi oleh Gong Yoo.
Dalam film ini Gong Yoo berperan sebagai guru baru di sebuah sekolah khusus tuna rungu di Kota Mujin. Dari hari pertama bekerja, sudah ditemukan hal-hal ganjal seperti korupsi besar-besaran hingga bagaimana para murid bertingkah.
Ternyata sekolah ini telah menutup-nutupi sebuah kejahatan besar sejak hari pertama gedung itu berdiri.
Film ini berdasarkan kisah nyata yang terjadi di sekolah tuna rungu di Gwangju. Sampai saat ini dikabarkan sekolah tersebut masih berjalan dan para pelaku masih hidup.
4. Don’t Cry, Mommy (2012)
Disutradarai oleh Kim Yong-han, film ini dibintangi oleh Yoo Sun dan Nam Bo-ra.
Film ini menceritakan perjuangan seorang ibu yang anak perempuannya bunuh diri setelah diperkosa oleh sekelompok anak laki-laki. Karena para pelaku masih dibawah umur, para pelaku dibebaskan tanpa adanya hukuman.
Sang ibu yang tidak terima mulai merancang ide balas dendam kepada para pelaku.
Tidak mengisahkan satu kasus secara spesifik, tapi film ini merepresentasikan ketidakadilan pada sistem pengadilan Korea Selatan terhadap anak-anak di bawah umur.
5. The Chaser (2008)
Dengan judul asli “Chuyeogja” dan disutradarai Na Hong-jin, film ini menceritakan menghilangnya banyak pekerja seks komersial.
Ketika mantan detektif yang menjadi mucikari para perempuan tersebut menyadari banyak pekerjanya menghilang, ia mulai menyelidiki keberadaan para gadisnya ini.
Film ini berdasarkan pembunuhan berantai nyata yang dilakukan oleh Yoo Young-chul. Yoo memulai kejahatannya dengan membobol rumah-rumah orang kaya dan membunuh pemiliknya dengan palu. Lalu ia mengganti modus operandinya dengan menargetkan para PSK yang datang ke rumahnya.