JawaPos.com – Drama Night Traveler yang sebelumnya menarik perhatian karena memasangkan Park Bo Gum dan Shin Ye Eun kini menghadapi ketidakpastian dalam proses produksinya.
Menurut laporan Zapzee, proyek tersebut mengalami perubahan setelah proses persiapan produksi menemui sejumlah kendala, sementara kabar mengenai kemungkinan kedua pemeran utama meninggalkan drama masih dalam tahap pembahasan.
Laporan industri menyebut Night Traveler telah menyelesaikan sebagian besar proses casting sejak tahun lalu dan sempat melakukan pembicaraan terkait slot penayangan.
Namun, negosiasi tersebut belum menghasilkan kepastian sehingga produksi mengalami penundaan. Laporan YTN bahkan menyebut Park Bo Gum dan Shin Ye Eun telah menyampaikan keinginan untuk mundur dari proyek tersebut.
Kabar tersebut kemudian mendapat klarifikasi dari rumah produksi MI. Pihak produksi menegaskan bahwa Night Traveler belum dibatalkan karena kegagalan mendapatkan slot tayang.
Mereka menjelaskan bahwa terdapat sejumlah perubahan selama tahap persiapan sehingga keseluruhan jadwal dan arah produksi saat ini sedang direorganisasi.
Mengenai keterlibatan Park Bo Gum dan Shin Ye Eun, rumah produksi juga belum memberikan keputusan final. MI menyatakan masih perlu melakukan pembicaraan dengan masing-masing aktor dan pihak terkait.
Dengan demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi bahwa keduanya benar-benar keluar dari proyek tersebut.
Night Traveler merupakan drama romantis yang ditulis oleh Yoon Ji Ryun, penulis di balik Boys Over Flowers dan Move to Heaven.
Park Bo Gum sebelumnya dikaitkan sebagai pemeran utama pria, sementara Shin Ye Eun mendapat tawaran untuk memerankan pemeran utama wanita.
Kabar mengenai duet keduanya sempat mendapat perhatian karena drama ini akan menjadi proyek pertama yang mempertemukan mereka sebagai pasangan utama.
Untuk saat ini, masa depan Night Traveler masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari rumah produksi dan para pemerannya.
Jadwal syuting maupun keputusan akhir mengenai Park Bo Gum dan Shin Ye Eun belum dipastikan, sehingga proyek tersebut masih berada dalam tahap penataan ulang sebelum menentukan langkah berikutnya.