JawaPos.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah baru saja meraih gelar doktor ilmu pemerintahan dari perguruan tinggi Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Cilandak Timur, Jakarta. Saat menjalani sidang terbuka, Ida mempertahankan desertasi yang dibuat dengan judul ‘Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam Pelaksanaan Fungsi dan Tugas Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia’.
Dalam pemaparan disertasi, Ida berhasil memukau seluruh undangan yang hadir di salah satu aula Kampus IPDN itu. Kemampuan mempertahankan disertasi yang dibuat membuat dirinya meraih nilai 3,87 cume laude.
Atas raihan gelar doktor yang diterima Ida Fauziah, Wakil MPR RI Jazilul Fawaid mengucapkan selamat atas prestasi yang dicapai.
"Sebagai teman seangkatan di program S3 IPDN, saya menyampaikan selamat. Semoga ilmu yang didapat bisa berguna, terutama bagi kemajuan perempuan Indonesia. Sekarang saatnya menerapkan pangarusutamaan gender pada Kementerian Ketenagakerjaan, dimana banyak pekerja migran perempuan yang masih kurang terlindungi," kata Gus Jazil.
Diungkapkan Gus Jazil itu, Ida Fauziah memiliki riwayat panjang dalam kancah dunia politik dan sosial. Sebelum menjadi pembantu presiden, perempuan kelahiran Mojokerto, Jawa Timur, 16 Juli 1969 itu tercatat empat periode menjadi anggota DPR/MPR.
Di Senayan, menurut Jazilul Fawaid, kiprah Ida Fauziah terbilang cemerlang. "Ida juga merupakan pendiri dan ketua Kaukus Perempuan Parlemen," tuturnya.
Di organisasi NU, dikatakan kiprah Ida Fauziah juga menonjol. "Beliau merupakan mantan ketua umum Fatayat NU," ungkapnya.
Raihan gelar doktor pada hari ini menurut Jazilul Fawaid juga menjadi kado ulang tahun Ida Fauziah yang berulang tahun pada 16 Juli kemarin.
"Pada tahun 2020, beliau genap berumur 52 tahun. Kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ida Fauziyah," kata Gus Jazil dengan ceria.