JawaPos.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Dharma Samudera kepada personel Japan Maritime Self Defense Force atau Pasukan Bela Diri Jepang pada Rabu (30/9).
Penghargaan tersebut diberikan oleh Menhan Sjafrie atas keterlibatan Jepang dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Penganugerahaan tanda kehormatan itu dilakukan di atas Kapal Perang JS Kunisaki yang bersandar di Pelabuhan Internasional Kijing, Kalimantan Barat (Kalbar).
Dalam acara yang turut dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia Ueno Atsushi tersebut, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa kehadiran bantuan dan pengerahan unsur JMSDF merupakan wujud konkret dari implementasi hubungan bilateral serta Kerja Sama Pertahanan (Defense Cooperation Agreement) antara Indonesia dengan Jepang, baik yang sedang berjalan maupun di masa depan.
Baca Juga: Ramalan Shio Besok Kamis 1 Oktober 2026: Tikus, Kerbau, Macan, dan Kelinci
”Kerja sama pertahanan tidak hanya diwujudkan melalui dialog atau latihan militer semata, tetapi juga diterjemahkan secara nyata ke dalam aksi kemanusiaan di saat masyarakat menghadapi krisis, berlandaskan pada prinsip mutual respect dan mutual benefit,” kata Sjafrie dalam keterangan resminya.
Selama berada di Indonesia lebih kurang 2 pekan, Pemerintah Jepang mengerahkan 2 unit Helikopter CH-47 Chinook. Alutsista strategis itu beroperasi di bawah kendali Satuan Tugas (Satgas) TNI untuk membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Meskipun kemampuan nasional Indonesia sudah dikerahkan secara penuh dalam penanggulangan karhutla, integrasi dukungan internasional dari Jepang memastikan penanganan titik api dan perlindungan terhadap masyarakat berjalan cepat, terkoordinasi, dan efektif.
Baca Juga: Urutan 12 Zodiak Paling Beruntung Besok, Kamis 1 Oktober 2026: Cek, Zodiakmu Ada di Nomor Berapa?
Kehadiran Menhan Sjafrie di atas Kapal Perang JS Kunisaki sekaligus menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas respons cepat dan soliditas yang ditunjukkan oleh tentara Jepang. Penganugerahan tanda kehormatan yang dilakukan mencerminkan eratnya hubungan kerja sama bilateral.
”Dimana solidaritas internasional menjadi etika berbangsa yang saling menguatkan dalam menghadapi tantangan kebencanaan,” imbuhnya.
Pemberian Satyalancana Dharma Samudera merupakan bentuk penghargaan resmi dari Pemerintah Indonesia atas kontribusi luar biasa personel JMSDF dalam mendukung upaya kemanusiaan penanggulangan karhutla. Sebanyak 361 personel Japan Disaster Relief (JDR) tercatat menerima penghargaan tersebut, 92 personel hadir secara langsung sebagai perwakilan dalam upacara hari ini.