JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto membawa semangat Polri Bersama Masyarakat. Dia bertekad menjadikan Korps Bhayangkara lebih dekat dengan publik. Untuk itu, Suyudi berniat belanja masalah dari bawah.
Komitmen itu ditegaskan oleh Suyudi setelah dilantik pada Kamis (1/10). Dia menyatakan bahwa Polri akan melakukan konsolidasi internal, termasuk memetakan berbagai persoalan yang perlu menjadi perhatian. Bersama jajarannya, dia juga akan menentukan langkah-langkah yang menjadi prioritas.
”Kita akan melihat, kita akan mencoba belanja masalah dan juga akan melakukan langkah-langkah yang kami anggap penting yang menjadi prioritas kami,” ujar Suyudi dikutip pada Jumat (10/2).
Baca Juga: BPMA–PGE Bersama Koperasi Keuramat Jaya Tanda Tangani Kerja Sama Produksi Minyak Masyarakat di Aceh
Suyudi menyebut, langkah tersebut akan dilakukan dalam kerangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengacu pada grand strategy dan roadmap Polri yang mencakup jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar mendekatkan Polri dengan masyarakat. Menurut Suyudi, langkah awal yang akan diambil adalah melakukan konsolidasi internal sekaligus melanjutkan berbagai langkah yang telah dilakukan oleh pimpinan sebelumnya.
Berbagai hal yang masih dapat ditindaklanjuti akan diteruskan. Termasuk peninggalan kapolri sebelumnya seperti layanan Call Center Polri 110. Untuk beberapa hal yang masih perlu diperbaiki, Suyudi dan jajarannya akan memberi atensi untuk dibenahi.
“Dan tentunya kami akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik, kemudian juga penegakan hukum yang adil, dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami yaitu polisi bersama masyarakat,” terang dia.
Baca Juga: Bukan Cuma Jualan Online, UMKM Cirebon Mulai Didorong Memaksimalkan AI Untuk Jalankan Bisnis
Suyudi menyatakan bahwa kedekatan antara polisi dan masyarakat merupakan hal penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Polisi, kata dia, harus hadir di tengah-tengah masyarakat serta mampu memberikan respons secara cepat atas setiap aduan yang disampaikan.
“Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga dapat memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka harkamtibmas,” ujarnya.