JawaPos.com - Komjen Dadang Hartanto ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, menggantikan Komjen Asep Edi Suheri.
Dadang merupakan satu dari sedikit anggota Polri yang menggapai puncak level akademik dengan status guru besar atau profesor.
Ia punya rekam jejak baik di bidang akademik. Sejak 2023, Dadang tercatat sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Di tengah karir akademiknya, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Administrasi Publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMSU pada 27 Mei 2023.
Baca Juga: Kapolri Suyudi Lantik 27 Pati Polri, Termasuk Kapolda Jatim Dekananto Eko Purwono
Sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru, Dadang juga punya rekam jejak karir yang cemerlang di kepolisian. Ia merupakan salah satu jenderal polisi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.
Dari berbagai catatan, Dadang berpengalaman dalam bidang reserse dan pernah menempati berbagai jabatan kewilayahan maupun posisi strategis di level Mabes Polri.
Beberapa jabatan yang pernah diemban oleh Dadang mulai dari Kapolsek Senen pada, Kapolres Subang, Kapolres Cianjur, hingga Wakapolrestabes Bandung. Dia juga pernah mendapat kepercayaan sebagai Sespri Kapolri.
Pada tahun 2014, Dadang ditunjuk menjadi Assesor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri. Kemudian pada tahun 2016 lalu dirinya ditugaskan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.
Pada 2017, Dadang ditugaskan sebagai Kapolrestabes Medan. Setelah itu, dia mendapat kepercayaan menjadi Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karorenmin) Bareskrim Polri.
Baca Juga: Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, Intelijen yang Pulang Kampung Jadi Kapolda Jatim
Karirnya terus naik hingga menjadi Wakapolda Sumatera Utara pada 2022 dan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri pada 2023.
Pada 20 September 2024, Dadang dipercaya menjadi Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri.
Dadang kemudian ditunjuk menjadi Kapolda Maluku menggantikan Irjen Pol Eddy Sumtitro Tambunan.
Kini, Dadang ditugaskan sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Asep Edi Suheri, yang dipindahtugaskan menjadi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Baca Juga: Mutasi Besar-Besaran, Kapolri Suyudi Ganti Kapolda Hingga Direktur di Polda Metro Jaya
”Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ucap Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir pada Sabtu (3/10).