← Beranda
Tips Perawatan Kendaraan di Musim Hujan: Cek Ban, Rem, dan Wiper agar Tetap Aman
Amadea Nalini Innurshafa• Jumat, 22 Agustus 2025 | 15.57 WIB
Ilustrasi kendaraan diguyur hujan. (Planet Ban)

JawaPos.com - Hujan deras membuat jalan licin, jarak pandang berkurang, dan genangan air bisa menyebabkan aquaplaning.

Oleh karena itu, pengendara disarankan melakukan perawatan kendaraan musim hujan agar mobil maupun motor tetap aman digunakan.

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam perawatan kendaraan, yakni:

1. Ban, Rem, dan Wiper Jadi Komponen Utama

Sejumlah pakar otomotif menegaskan bahwa ban, rem, dan wiper, merupakan komponen utama yang wajib dicek saat musim hujan.

Menurut laman resmi Honda Bintang Karanganyar, ban mobil setidaknya harus memiliki alur tread minimal 2 mm agar air dapat terbuang dengan baik dan mencegah risiko aquaplaning di jalan basah.

Selain itu, situs Istana Carwash menyebutkan bahwa sistem pengereman juga harus mendapat perhatian khusus. Jalan licin saat hujan dapat meningkatkan risiko kecelakaan jika kampas dan minyak rem tidak dalam kondisi baik.

Sedangkan untuk wiper, situs otomotif Auto2000 menyarankan penggantian secara berkala, terutama jika karet wiper sudah mengeras atau meninggalkan goresan pada kaca, karena dapat mengurangi visibilitas pengemudi saat hujan deras.

2. Waspada Karat dan Kelistrikan Kendaraan

Air hujan bisa mempercepat kerusakan kendaraan, terutama pada bodi dan sistem kelistrikan. Kandungan asam pada air hujan berpotensi menimbulkan karat kendaraan di musim hujan.

"Setelah terkena hujan, cuci atau bilas kendaraan dengan air bersih. Jangan lupa keringkan bagian kolong dan rem cakram,” tulis Istana Carwash dalam tips perawatan kendaraan musim hujan di situs resminya.

Selain itu, sistem kelistrikan seperti aki dan lampu juga rawan bermasalah. Untuk menjaga kelistrikan mobil saat hujan, gunakan grease pada terminal aki agar tidak mudah korosi.

Baca Juga: Baru 10 Bulan jadi Wamenaker, Immanuel Ebenezer Punya Banyak Moge hingga Belasan Mobil Mewah, Ini Penampakannya

3. Perawatan Rutin Tetap Dibutuhkan

Selain pengecekan harian, tips merawat mobil musim hujan mencakup perawatan rutin di bengkel. Pemeriksaan suspensi, pengereman, hingga underbody kendaraan sangat dianjurkan.

Bagi pengguna motor matic, periksa area CVT karena rawan kemasukan air saat melewati genangan. Sedangkan bagi mobil, periksa oli mesin dan oli gardan agar tidak tercampur air. Hal ini menjadi bagian dari cara merawat motor di musim hujan maupun mobil agar tetap awet.

Imbauan Keselamatan dari BMKG

Dilansir dari situsnya, BMKG mengimbau pengendara selalu memperbarui informasi cuaca sebelum bepergian. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, sebaiknya perjalanan ditunda.

"Keselamatan harus diutamakan. Jalan licin, lubang tertutup genangan, hingga banjir mendadak bisa membahayakan pengendara,” kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG dalam keterangannya.

Selain itu, pengendara juga disarankan menyiapkan perlengkapan darurat seperti jas hujan, senter, kabel jumper, hingga power bank saat berkendara di musim penghujan.

Dengan melakukan perawatan kendaraan musim hujan secara konsisten, pengendara bisa terhindar dari kerusakan serius sekaligus menjaga keselamatan. Baik mobil maupun motor, keduanya membutuhkan perhatian ekstra, mulai dari perawatan ban saat musim hujan, rem, wiper, hingga kelistrikan. (*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah