← Beranda
Subaru Indonesia Andalkan Komunitas untuk Dongkrak Penjualan
Dony Lesmana Eko Putra• Senin, 3 Agustus 2026 | 20.24 WIB
Salah satu line up Subaru yang dipajang di GIIAS 2026. (Dony/JawaPos.com)

JawaPos.com – Jumlah diler resmi Subaru di Indonesia memang belum sebanyak merek otomotif lain. Hingga kini, Subaru baru mengoperasikan lima diler 3S (Sales, Service, dan Spare Parts). Namun, kondisi tersebut tidak membuat perusahaan mengubah strategi.

Alih-alih fokus memperluas jaringan, Subaru memilih membangun kedekatan dengan konsumen melalui komunitas dan aktivitas berbasis gaya hidup.

Executive General Manager Subaru Indonesia Edward Kencono mengatakan, pendekatan tersebut dinilai lebih efektif untuk memperkenalkan karakter mobil Subaru kepada masyarakat. Sebab, calon konsumen dapat merasakan langsung pengalaman berkendara sekaligus memperoleh cerita dari para pemilik kendaraan.

Salah satu program yang rutin digelar adalah Subaru Morning Riding (SuMoRi). Kegiatan ini mengajak pemilik Subaru datang ke diler pada akhir pekan sambil membawa teman atau kerabat yang belum pernah mencoba mobil Subaru.

"Pada akhir pekan kami mengundang pelanggan ke showroom untuk mengikuti test drive. Program ini kami sebut Subaru Morning Riding atau SuMoRi. Pemilik Subaru boleh mengajak teman-temannya agar bisa merasakan langsung mobil Subaru," ujar Edward saat ditemui di sela GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS).

Melalui kegiatan tersebut, calon konsumen tidak hanya melakukan test drive, tetapi juga dapat berdiskusi langsung dengan pemilik Subaru mengenai pengalaman penggunaan sehari-hari, kenyamanan berkendara, hingga layanan purna jual.

Menurut Edward, rekomendasi dari pengguna dinilai jauh lebih meyakinkan dibandingkan promosi semata.

"Mereka bisa mendengar langsung pengalaman dari teman yang sudah menggunakan Subaru, kemudian kami juga menjelaskan berbagai fitur dan keunggulan produknya," katanya.

Bidik Konsumen di Luar Komunitas Otomotif

Selain menggelar aktivitas di showroom, Subaru Indonesia juga mulai memperluas pendekatan melalui berbagai kegiatan luar ruang seperti touring, konvoi, hingga aktivitas yang berkaitan dengan gaya hidup.

Strategi ini bertujuan memperluas citra Subaru agar tidak hanya dikenal sebagai merek yang identik dengan dunia motorsport atau kendaraan untuk medan berat.

"Kami ingin masuk ke berbagai segmen lifestyle. Harapannya masyarakat melihat Subaru sebagai mobil yang nyaman digunakan setiap hari, tetap aman, dan menyenangkan untuk dikendarai," jelas Edward.

Belum Agresif Tambah Diler

Saat ini Subaru Indonesia memiliki lima diler resmi 3S yang tersebar di Pondok Indah dan Kebun Jeruk (Jakarta), serta masing-masing satu diler di Bandung, Surabaya, dan Batam.

Meski jumlah jaringan masih terbatas, Subaru belum berencana melakukan ekspansi besar-besaran dalam waktu dekat. Perusahaan memilih memaksimalkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan di seluruh jaringan yang telah beroperasi.

Edward menilai kepuasan pelanggan menjadi aset penting dalam memperkuat reputasi merek. Menurutnya, pelanggan yang puas akan menjadi media promosi paling efektif melalui rekomendasi dari mulut ke mulut.

"Kami ingin memastikan seluruh pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik. Konsumen yang puas adalah pihak yang paling kredibel untuk menceritakan kelebihan Subaru kepada calon pembeli lainnya," tutupnya.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra