JawaPos.com - Persaingan kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif Indonesia semakin ramai. Di tengah kehadiran sejumlah jenama asal Tiongkok, PT Toyota-Astra Motor (TAM) mencatat pertumbuhan penjualan kendaraan elektrifikasi sepanjang periode berjalan 2026.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma mengatakan, penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus mencapai 38.000 unit. Angka tersebut tumbuh 86 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
“Untuk segmen elektrifikasi Toyota termasuk Lexus, pada periode yang sama mencapai 38.000 unit,” kata Bansar saat ditemui awak media dalam kegiatan Drive & Joy Beyond The Road di Yogyakarta, Senin (14/9).
Menurut Bansar, kontribusi kendaraan elektrifikasi tersebut juga semakin besar terhadap total penjualan Toyota secara nasional. Segmen elektrifikasi kini menyumbang sekitar 21 persen dari keseluruhan penjualan Toyota.
“Jadi, kita melihat adanya kenaikan dibandingkan tahun lalu di periode yang sama mencapai 86 persen,” ujarnya.
Secara keseluruhan, penjualan Toyota hingga periode yang sama tercatat mencapai 175.000 unit secara wholesales. Capaian tersebut tumbuh 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan kendaraan elektrifikasi Toyota ditopang sejumlah model yang sudah dipasarkan di Indonesia. Tiga di antaranya adalah Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Yaris Cross Hybrid EV, dan Veloz Hybrid EV.
Khusus Veloz Hybrid, model tersebut menjadi salah satu produk yang mencatat penerimaan positif sejak diperkenalkan kepada konsumen pada November 2025.
Bansar mengatakan, respons pasar terhadap Veloz Hybrid terlihat dari capaian penghargaan serta tingkat pemesanan yang konsisten. Model tersebut disebut telah meraih penghargaan Car of the Year dari dua media otomotif.
“SPK-nya konsisten berada di atas 2.000 unit per bulan sejak peluncurannya,” jelas Bansar.
Hingga saat ini, pemesanan Veloz Hybrid disebut telah mencapai sekitar 20.000 unit. Menurut Bansar, capaian tersebut turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota.
“Hingga kini pemesanannya sudah mencapai 20.000 unit dan berkontribusi signifikan pada pertumbuhan penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota,” tuturnya.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia terus berkembang. Konsumen kini memiliki semakin banyak pilihan, mulai dari teknologi hybrid hingga kendaraan listrik murni yang ditawarkan berbagai produsen.
Toyota sendiri menghadapi persaingan dari sejumlah jenama asal Tiongkok yang agresif menghadirkan kendaraan elektrifikasi dengan beragam teknologi dan rentang harga.
Di tengah kondisi tersebut, Toyota mengandalkan model-model elektrifikasi yang telah tersedia di pasar untuk mempertahankan daya saingnya.
Baca Juga: Respon Positif Veloz Hybrid Banjiri Pesanan di Segmen MPV
Perkembangan penjualan juga menjadi salah satu indikator meningkatnya minat konsumen Indonesia terhadap kendaraan dengan teknologi elektrifikasi. (*)