← Beranda
Tren Baru Komunitas Otomotif, Gowes Jadi Aktivitas di Sela Touring
Dony Lesmana Eko Putra• Selasa, 29 September 2026 | 18.44 WIB
Ilustrasi : Komunitas mobil tak sekedar touring, gowes dengan sepeda juga menjadi tren.

JawaPos.com - Kegiatan komunitas otomotif selama ini identik dengan touring, konvoi, kopdar hingga pameran kendaraan. Namun, aktivitas para penggemar otomotif kini semakin beragam.

Di sela kegiatan yang berkaitan dengan mobil dan sepeda motor, bersepeda atau gowes mulai menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan sejumlah komunitas.

Jika touring memungkinkan anggota komunitas menikmati perjalanan menggunakan kendaraan bermotor, gowes memberikan kesempatan untuk beraktivitas secara fisik sekaligus menikmati lingkungan sekitar dengan ritme yang lebih santai.

Fenomena tersebut juga tidak lepas dari perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin memperhatikan kesehatan, aktivitas fisik dan mobilitas rendah emisi.

Bagi sebagian penggemar otomotif, bersepeda bukan berarti meninggalkan hobi terhadap mobil maupun sepeda motor. Justru, sepeda bisa menjadi aktivitas pendamping. 

Pola seperti ini membuat komunitas tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya pemilik kendaraan, tetapi juga berkembang menjadi ruang interaksi dengan berbagai aktivitas.

Karena itu, aktivitas gowes juga mulai menarik perhatian masyarakat urban yang ingin tetap aktif bergerak sekaligus mencari alternatif aktivitas di tengah rutinitas perkotaan.

Perkembangan tren bersepeda juga membuat pilihan produk semakin beragam. Masyarakat kini dapat memilih jenis sepeda sesuai kebutuhan, mulai dari road bike, mountain bike, city bike hingga sepeda listrik.

Promo Sepeda Mulai Bermunculan

Produk speda yang sedang jadi tren. (Istimewa)
Produk speda yang sedang jadi tren. (Istimewa)

Meningkatnya minat terhadap aktivitas bersepeda turut diikuti oleh berbagai program dari pelaku industri sepeda.

Salah satunya dilakukan ATR Cycling melalui program GEDOR atau GEbyar Diskon OktobeR yang berlangsung pada 1-11 Oktober 2026.

Program tersebut menawarkan potongan harga untuk sejumlah produk sepeda dan aksesori. Diskon sepeda mencapai hingga 50 persen, sementara aksesori mendapatkan potongan hingga 25 persen.

Beberapa produk juga mendapatkan penawaran khusus di kanal marketplace tertentu. Salah satunya Avand E-Chester yang mendapatkan potongan harga hingga 50 persen.

Namun, bagi konsumen, promo semacam ini tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan.

Memilih sepeda bukan hanya soal harga, tetapi juga jenis penggunaan, ukuran, posisi berkendara, rute dan perlengkapan keselamatan.

Direktur PT Bintang Mas Lestari, Winston Mulyadi, mengatakan program GEDOR dihadirkan untuk memberikan pilihan penawaran kepada pelanggan sekaligus mendorong masyarakat semakin aktif bersepeda.

“Melalui GEDOR, kami ingin memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk mendapatkan sepeda dan perlengkapan bersepeda dengan penawaran yang lebih menarik. Kami berharap promo ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin aktif bersepeda,” ujar Winston.

Gowes dan Otomotif Bisa Berjalan Bersamaan

Fenomena komunitas otomotif yang mulai menggemari sepeda menunjukkan bahwa hobi kendaraan kini semakin dekat dengan gaya hidup.

Bagi sebagian bikers dan komunitas mobil, gowes bukan pengganti touring, melainkan aktivitas lain yang bisa dilakukan di luar agenda otomotif.

Perpaduan tersebut juga memperlihatkan perubahan tren komunitas urban yang tidak hanya mencari pengalaman berkendara, tetapi juga aktivitas olahraga, kebersamaan dan kegiatan yang lebih ramah terhadap lingkungan.

Dengan begitu, sepeda memiliki ruang tersendiri di tengah kehidupan komunitas otomotif—bukan sebagai pesaing mobil atau sepeda motor, tetapi sebagai pilihan aktivitas lain ketika mesin dimatikan dan pedal mulai dikayuh.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra