JawaPos.com - PT JIO Distribusi Indonesia membawa jajaran mobil BAIC dengan karakter dan teknologi berbeda ke GIIAS Semarang 2026.
Mulai dari BAIC T1 sebagai mobil listrik, BJ30 HEV dengan teknologi hybrid, X55 II sebagai SUV modern, hingga BJ40 Plus yang mengusung karakter SUV 4x4.
Pengunjung dapat melihat langsung pilihan mobil berdasarkan kebutuhan, mulai dari mobilitas perkotaan elektrifikasi hingga kendaraan yang memiliki kemampuan lebih untuk perjalanan dengan karakter medan beragam.
GIIAS Semarang 2026 berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Muladi Dome, Semarang. BAIC menempati area Exhibition Hall, Entrance Booth PF 10–11. Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian GIIAS The Series setelah penyelenggaraan di Tangerang.
BAIC T1 Jadi Perwakilan Mobil Listrik
Salah satu model yang menarik perhatian adalah BAIC T1. Model ini menjadi mobil listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) pertama BAIC di Indonesia.
T1 mengusung konsep The Spacious Smart EV, dengan pendekatan yang menggabungkan dimensi kabin, teknologi dan kebutuhan mobilitas harian.
Mobil ini juga membawa sejumlah fitur bantuan berkendara, termasuk ADAS Level 2 dan Automatic Parking Assist.
Kehadiran T1 sekaligus memperluas portofolio BAIC di Indonesia yang sebelumnya lebih dikenal melalui jajaran SUV bermesin konvensional dan hybrid.
Untuk konsumen yang ingin melihat langsung mobil listrik BAIC, GIIAS Semarang menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi T1 sekaligus membandingkannya dengan model elektrifikasi lain yang dipamerkan merek berbeda.
BJ30 HEV Bawa Teknologi Hybrid
Di kelas elektrifikasi lainnya, BAIC menghadirkan BJ30 HEV. Berbeda dari T1 yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik dari baterai, BJ30 HEV menggabungkan mesin pembakaran internal dengan sistem motor listrik.
Model ini mempertahankan karakter SUV dengan dimensi yang lebih besar dibandingkan T1.
BAIC menyediakan BJ30 HEV dalam pilihan penggerak FWD dan AWD. Data produk resmi BAIC saat ini mencantumkan wheelbase 2.820 mm, panjang 4.730 mm, dan tinggi 1.790 mm.
Kehadiran BJ30 HEV menunjukkan pendekatan berbeda BAIC terhadap elektrifikasi. Pengguna tidak harus berpindah ke mobil listrik penuh untuk mendapatkan sistem penggerak elektrifikasi, tetapi masih memiliki mesin bensin sebagai bagian dari sistem hybrid.
X55 II Isi Segmen SUV Modern
Sementara itu, BAIC X55 II mengisi ceruk SUV dengan karakter yang lebih dekat dengan kebutuhan penggunaan harian di perkotaan.
Model ini mengandalkan desain SUV modern serta sejumlah fitur kenyamanan dan keselamatan. X55 II tersedia dalam varian Lite dan Prime. Keduanya memiliki wheelbase 2.735 mm dengan panjang bodi 4.620 mm.
Dengan karakter tersebut, X55 II menjadi pilihan berbeda dari BJ40 Plus yang lebih menonjolkan kemampuan SUV 4x4.
Di sisi lain, BAIC BJ40 Plus mempertahankan karakter yang lebih dekat dengan SUV off-road. Model ini menjadi bagian dari lini BAIC yang sejak awal dikenal dengan desain mengotak dan kemampuan penggerak empat roda.
Secara keseluruhan, empat model tersebut memperlihatkan arah portofolio BAIC di pasar Indonesia yang mulai mencakup beberapa teknologi penggerak sekaligus: mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik.
BAIC juga menyebut rangkaian produk tersebut sebagai bagian dari portofolio SUV yang kini diperluas dengan masuknya T1 sebagai model EV.
Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan kehadiran BAIC di Semarang menjadi bagian dari upaya perusahaan mendekatkan produk kepada konsumen di Jawa Tengah.
“Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah yang penting bagi pertumbuhan BAIC. Melalui GIIAS Semarang, kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat produk-produk BAIC sekaligus mendapatkan berbagai penawaran yang memberikan value lebih dalam kepemilikan kendaraan,” ujar Dhani Yahya.
Selain memamerkan produk, BAIC juga membawa program penjualan selama pameran.
Dari jajaran tersebut, BAIC T1 menjadi salah satu model yang mendapat perhatian karena baru pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat Semarang. Mobil listrik ini ditawarkan Rp 379 juta selama pameran, atau lebih rendah Rp 20 juta dari harga normal Rp 399 juta.
Selain harga khusus, pembeli BAIC T1 juga memperoleh dash cam dan portable charger secara cuma-cuma. Ada pula potongan sekitar Rp1 juta untuk pembelian home charging.