JawaPos.com - Muhammad Rochmani, siswa SMK Harapan Mulya Kendal, semakin dekat dengan cita-citanya memiliki bengkel sepeda motor.
Di usia 18 tahun, ia mendapat kesempatan melihat langsung aktivitas tim balap motorsport kelas dunia setelah menjadi juara kategori kewirausahaan Enduro Skill Contest (ESC) 2025.
Ketertarikan Muhammad pada otomotif sudah tumbuh sejak kecil. Ia memilih jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor dan mengikuti Enduro Home Service (EHS), program pembinaan bengkel di SMK binaan PT Pertamina Lubricants (PTPL).
Melalui program tersebut, siswa tidak hanya belajar perawatan dan perbaikan sepeda motor, tetapi juga mendapatkan pengalaman melayani konsumen serta dasar kewirausahaan.
Kemampuan Muhammad kemudian diuji dalam ESC 2025. Prestasinya sebagai juara pertama kategori kewirausahaan membawanya mendapatkan kesempatan mengunjungi paddock tim balap MotoGP saat Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025.
“Kami ingin memberikan ruang bagi siswa SMK untuk menunjukkan kemampuan mereka dan melihat sejauh mana ilmu yang dipelajari dapat diterapkan dalam situasi nyata,” ujar Corporate Secretary Pertamina Lubricants Rika Gresia Wahyudi, (30/9).
Pembinaan hingga Kemandirian Usaha
EHS dan ESC merupakan bagian dari Enduro Entrepreneurship Program (EEP), program TJSL Pertamina Lubricants yang mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Sejak 2023, program ini telah melahirkan 169 bengkel binaan dengan total omzet lebih dari Rp11 miliar.
Lebih dari 7.284 orang telah mendapatkan pelatihan, sementara total penerima manfaat mencapai lebih dari 82.000 orang di Indonesia.
Pembinaan mencakup keterampilan teknis, pengelolaan bengkel, pemasaran, pelayanan pelanggan hingga pengembangan usaha.
Peserta juga dapat memperoleh pendapatan dari jasa servis, penjualan suku cadang dan pelumas Pertamina Enduro.
ESC 2026 Digelar di Bandung
Program serupa kembali berlanjut melalui Enduro Skill Contest 2026 yang digelar pada 30 September–1 Oktober 2026 di BBPVP Bandung.
Sebanyak 13 dari 55 SMK binaan Pertamina Lubricants mengikuti kompetisi dalam tiga kategori, yakni Dutapreneur, Social Media Competition dan Mechanical Skill.
Para pemenang ESC 2026 juga akan mendapatkan kesempatan mempelajari standar teknis tim balap motorsport dunia yang berlaga di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada Oktober.
Program ini menjadi salah satu upaya menghubungkan pendidikan vokasi, keterampilan perbengkelan dan peluang kewirausahaan di sektor otomotif.