← Beranda
Setir Mobil Bergetar Saat Direm? Jangan Dianggap Sepele, Ini 5 Penyebabnya
Dony Lesmana Eko Putra• Senin, 5 Oktober 2026 | 03.24 WIB
Ilustrasi setir mobil bergetar bisa jadi merupakan indikasi kerusakan komponen lainnya. (Car From Japan)

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasakan getaran aneh pada setir, pedal rem, atau bahkan seluruh bodi mobil saat Anda menginjak pedal rem? Kondisi ini tentu membuat berkendara menjadi tidak nyaman dan bisa membahayakan keselamatan.

Meskipun sering disebut "mesin bergetar", masalah ini sebenarnya lebih sering bersumber dari komponen sistem pengereman dan kaki-kaki mobil yang tidak bekerja dengan sempurna. Berikut adalah penyebab utama dan solusi yang bisa Anda lakukan.

1. Piringan Cakram (Rotor) yang Tidak Rata atau Bergelombang

Penyebab paling sering (warped rotor) terjadi karena permukaan piringan rem sudah tidak rata. Saat kampas rem menjepit piringan yang bergelombang, gaya gesek yang dihasilkan menjadi tidak stabil, lalu mengirimkan feedback berupa getaran ke pedal rem dan setir.

Penyebab: Perubahan suhu yang ekstrem (seperti menerjang genangan air saat cakram sedang panas-panasnya) atau kualitas material cakram yang menurun seiring usia.

Solusi: Bawa mobil ke bengkel untuk melakukan bubut piringan cakram jika ketebalannya masih aman. Namun, jika piringan sudah terlalu tipis, Anda harus mengganti cakram rem baru.

2. Kampas Rem (Brake Pads) Aus atau Berkualitas Rendah

Kampas rem yang sudah terlalu tipis atau mengeras tidak akan mampu mencengkeram piringan cakram dengan merata.

Penyebab: Masa pakai kampas rem sudah habis, atau penggunaan kampas rem imitasi yang materialnya terlalu keras dan tidak standar.

Solusi: Segera ganti kampas rem dengan suku cadang original atau merek aftermarket yang tepercaya. Bersihkan juga area rem dari debu dan kotoran besi yang menempel.

3. Kaliper Rem Macet (Sticky Caliper)

Kaliper adalah komponen yang bertugas mendorong kampas rem agar menjepit cakram. Jika kaliper macet, tekanan rem hanya akan bertumpu pada satu sisi.

Penyebab: Pin kaliper kering karena kekurangan pelumas (grease), atau adanya karat akibat rem jarang dibersihkan.

Solusi: Lakukan servis rem berkala. Mekanik akan membongkar kaliper, membersihkan karat, dan memberikan grease (stempet) khusus rem pada pen kaliper agar gerakannya kembali lancar.

4. Masalah pada Kaki-Kaki dan Suspensi (Understeel)

Komponen suspensi yang longgar tidak akan kuat menahan gaya momentum saat mobil melambat, sehingga menimbulkan getaran hebat.

Penyebab: Keausan pada komponen seperti tie rod end, ball joint, atau karet-karet jembatan (bushing arm).

Solusi: Lakukan pemeriksaan kaki-kaki secara menyeluruh. Ganti komponen suspensi yang sudah oblak atau pecah, kemudian lakukan proses spooring agar sudut keselarasan roda kembali presisi.

5. Roda Tidak Seimbang (Wheel Imbalance)

Terkadang, getaran saat mengerem dipicu oleh putaran roda yang tidak stabil sejak awal, yang kemudian diperparah saat terjadi pengereman di kecepatan tinggi.

Penyebab: Bobot ban yang tidak merata atau hilangnya timah penyeimbang (wheel weight) di velg mobil.

Solusi: Lakukan balancing roda di bengkel ban terdekat secara berkala (idealnya setiap 10.000 km).

Jangan abaikan getaran saat mengerem, karena sistem rem yang bermasalah dapat memperpanjang jarak pengereman mobil Anda dan meningkatkan risiko kecelakaan.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra