← Beranda
DFSK E5 Plus Mulai Serbu 50 Mall, Strategi Baru Hadapi Persaingan Mobil PHEV
Dony Lesmana Eko Putra• Selasa, 6 Oktober 2026 | 00.50 WIB
DFSK Bawa E5 Plus ke 50 Mall di Jabodetabek. (Dony/JawaPos.com)

JawaPos.com - PT Sokonindo Automobile, pemegang merek DFSK di Indonesia, memperluas strategi pemasaran DFSK E5 Plus dengan meningkatkan titik temu langsung dengan konsumen. 

Setelah hadir di berbagai pameran otomotif, regional launch, dan jaringan dealer, SUV plug-in hybrid (PHEV) tersebut kini dibawa ke pusat perbelanjaan melalui program E5 Plus Exclusive Mall Experience.

Strategi ini menunjukkan upaya DFSK memperluas eksposur E5 Plus dengan mendekatkan produk ke lokasi yang menjadi bagian dari aktivitas konsumen sehari-hari. 

Pendekatan mall-to-mall juga memberikan kesempatan bagi calon konsumen untuk melihat dan mengenal langsung teknologi PHEV yang ditawarkan.

Sejak diperkenalkan di Indonesia, E5 Plus telah mengikuti regional launch di enam kota, yakni Palembang, Tangerang, Medan, Bandung, Bali, dan Batam.

DFSK juga mencatat 11 kegiatan pameran di pusat perbelanjaan di sejumlah daerah, termasuk Jakarta, Bogor, Makassar, dan Manokwari.

Memasuki tahap berikutnya, DFSK menargetkan program mall activation hingga 50 pusat perbelanjaan di wilayah Jabodetabek.

Sejumlah lokasi yang masuk dalam agenda antara lain Senayan City, Central Park, Margo City Depok, Kota Kasablanka, Pondok Indah Mall 2, Kelapa Gading, dan Pondok Indah Mall 1.

Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, mengatakan perluasan titik interaksi menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membangun kehadiran merek sekaligus memperkenalkan E5 Plus secara langsung kepada calon konsumen.

“Kami ingin konsumen tidak perlu mencari E5 Plus, karena kami membawanya semakin dekat kepada mereka. Dari pameran otomotif, aktivitas dealer, hingga pusat perbelanjaan, kami terus memperluas titik kehadiran DFSK,” ujar Cing Hok dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

Andalkan Teknologi PHEV

Strategi pemasaran E5 Plus tidak hanya mengandalkan peningkatan eksposur. DFSK juga membawa sejumlah teknologi yang menjadi bagian dari diferensiasi produk di segmen SUV elektrifikasi.

E5 Plus mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang memungkinkan kendaraan menggunakan tenaga listrik untuk kebutuhan mobilitas harian. Sementara mesin pembakaran internal tetap tersedia untuk perjalanan dengan jarak lebih jauh.

Juga dibekali sejumlah fitur kenyamanan seperti ventilated seat, peredam kebisingan, serta layar hiburan berukuran 15,6 inci.

SUV tersebut juga dilengkapi Automatic Parking Assist yang membantu proses parkir serta 18 fitur keselamatan berbasis ADAS Level 2.
Sementara itu, fitur Vehicle-to-Load (V2L) memungkinkan baterai kendaraan digunakan sebagai sumber listrik untuk perangkat elektronik.

Fitur ini dapat dimanfaatkan ketika melakukan aktivitas luar ruang atau perjalanan bersama keluarga.

Kombinasi teknologi PHEV dan V2L menjadi salah satu cara DFSK menawarkan fungsi kendaraan yang tidak hanya berorientasi pada mobilitas, tetapi juga kebutuhan energi pengguna.

“Semakin banyak konsumen yang melihat dan merasakan produk kami secara langsung, semakin besar pula kesempatan bagi mereka untuk memahami keunggulan E5 Plus dan bagaimana teknologi PHEV dapat menjadi bagian dari kebutuhan mobilitas mereka,” katanya.

Melalui perluasan jaringan consumer touchpoint, DFSK tidak hanya mengejar peningkatan visibilitas E5 Plus, tetapi juga berupaya membangun pemahaman konsumen terhadap teknologi PHEV. 

Strategi tersebut menjadi penting ketika pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia semakin beragam, dengan konsumen mulai memiliki lebih banyak pilihan antara mobil listrik murni, hybrid, dan plug-in hybrid.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra