← Beranda
Messi Menangis usai Cetak Gol ke Gawang Aljazair, Ternyata Bukan karena Samai Rekor Miroslav Klose di Piala Dunia
Andre Rizal Hanafi• Rabu, 17 Juni 2026 | 19.03 WIB
Lionel Messi merayakan gol saat lawqan Aljazair pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Arrowhead. (FIFA)

 

JawaPos.com - Lionel Messi kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Kapten Timnas Argentina itu mencetak hattrick saat membawa Albiceleste menang 3-0 atas Aljazair dalam laga fase grup, sekaligus menyamai rekor gol Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Tiga gol yang dicetak Messi ke gawang Aljazair membuat koleksi golnya di ajang Piala Dunia kini mencapai 16 gol. Jumlah tersebut sama dengan catatan legenda Jerman Miroslav Klose, yang selama bertahun-tahun memegang rekor sebagai top skor sepanjang masa turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.

Namun bukan hanya rekor yang menjadi perhatian. Setelah mencetak gol pertamanya dalam pertandingan itu, Messi terlihat emosional dan sempat menangis di lapangan.

Baca Juga: Bernardo Tavares Blak-blakan! Ini Alasan Persebaya Surabaya Datangkan 5 Pemain Lokal Baru Sekaligus

Banyak yang mengira air mata tersebut berkaitan dengan pencapaian pribadinya, tetapi sang megabintang memberikan penjelasan berbeda.

"Ya, saya menangis setelah gol pertama saya. Itu karena sesuatu yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan sepak bola," kata Messi usai pertandingan.

Pemain berusia 39 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya baru saja melewati beberapa hari yang cukup berat secara pribadi. Meski tidak menjelaskan secara rinci penyebabnya, Messi mengaku sangat terbantu oleh dukungan yang diberikan rekan-rekan setim serta seluruh delegasi Argentina.

Baca Juga: Nagita Slavina Dikabarkan Jadi Presiden Persikad Depok, Siap Warnai Championship 2026-2027

"Saya sempat melalui beberapa hari yang sulit, tetapi saya berterima kasih kepada seluruh delegasi tim dan rekan-rekan setim saya karena mereka selalu berada di sisi saya, memberikan banyak dukungan dan kekuatan untuk membantu saya melewati masa-masa tersebut," ujar Messi.

Messi juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Argentina yang kembali memenuhi stadion dan memberikan atmosfer luar biasa sepanjang pertandingan.

"Saya juga berterima kasih kepada para suporter karena mereka sekali lagi membuktikan bahwa Argentina adalah sesuatu yang luar biasa. Mereka kembali memenuhi stadion. Saya tidak tahu apakah ada 80.000 penonton atau bahkan lebih," tambah Messi.

Kemenangan atas Aljazair semakin memperkuat status Argentina sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Sementara bagi Messi, malam itu menjadi momen bersejarah karena ia kini hanya membutuhkan satu gol lagi untuk berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Dengan performa yang masih tajam dan Argentina yang terus melaju, peluang Messi memecahkan rekor tersebut dalam waktu dekat terbuka sangat lebar.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah