JawaPos.com — Ekuador wajib mengalahkan Curacao pada matchday kedua Grup E Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu (21/6/2026) pukul 07.00 WIB, untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Kekalahan 0-1 dari Pantai Gading pada laga pembuka membuat tim asuhan Sebastian Beccacece berada dalam tekanan dan tidak boleh kehilangan poin lagi.
Bisakah Ekuador Bangkit Setelah Kekalahan Menyakitkan?
Ekuador datang ke pertandingan ini dengan beban besar setelah tumbang akibat gol telat Amad Diallo saat menghadapi Pantai Gading.
Kekalahan tersebut mengakhiri rekor 19 pertandingan tanpa kalah yang mereka bangun selama hampir dua tahun.
Hasil itu menjadi pukulan telak bagi La Tri yang sebelumnya tampil cukup konsisten dalam berbagai laga internasional. Kini, kemenangan menjadi harga mati jika mereka ingin tetap berada dalam jalur menuju fase gugur.
Situasi grup juga memberikan peluang bagi Ekuador untuk segera memperbaiki posisi. Jerman dan Pantai Gading akan saling berhadapan pada matchday kedua sehingga tambahan tiga poin bisa menghidupkan kembali persaingan di Grup E.
Sebastian Beccacece kemungkinan tetap mempertahankan mayoritas pemain inti yang tampil pada laga pertama. Stabilitas tim dianggap lebih penting dibanding melakukan perubahan besar di tengah turnamen.
Baca Juga: Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Mengapa Enner Valencia Tetap Jadi Kunci Permainan?
Enner Valencia masih menjadi figur sentral dalam permainan Ekuador meski kini telah berusia 36 tahun.
Penyerang senior tersebut tetap menjadi sumber gol utama karena belum ada pemain lain dalam skuad yang mampu menyamai produktivitasnya di level internasional.
Valencia sempat diragukan kebugarannya sebelum laga melawan Pantai Gading. Namun, ia mampu bermain penuh selama 90 menit dan menunjukkan kondisi fisik yang cukup baik untuk kembali memimpin lini depan.
Dukungan dari pemain seperti Moises Caicedo, Kendry Paez Vite, hingga Gonzalo Plata membuat lini serang Ekuador memiliki banyak variasi.
Kombinasi pengalaman dan kualitas individu menjadi modal besar untuk membongkar pertahanan Curacao.
Selain itu, duet bek Willian Pacho dan Joel Ordonez juga diharapkan mampu menjaga stabilitas pertahanan.
Mereka harus memastikan Curacao tidak mendapatkan ruang untuk mengembangkan permainan seperti yang sempat terjadi saat menghadapi Jerman.
Apakah Curacao Mampu Memberi Kejutan?
Curacao memang menelan kekalahan telak 1-7 dari Jerman pada pertandingan pembuka.
Namun, skor besar tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya laga karena mereka sempat memberikan perlawanan sengit selama hampir 40 menit.
Tim asuhan Dick Advocaat bahkan mampu mencetak gol penyeimbang dan membuat Jerman kesulitan pada fase awal pertandingan.
Performa itu menunjukkan Curacao memiliki keberanian untuk bermain terbuka meski menghadapi lawan yang lebih kuat.
Pengalaman menjadi masalah utama bagi negara debutan tersebut. Ketika intensitas pertandingan meningkat, mereka kesulitan menjaga konsentrasi dan akhirnya kebobolan beruntun.
Pemain-pemain seperti Leandro Bacuna, Juninho Bacuna, hingga Jurgen Locadia tetap berpotensi merepotkan Ekuador. Jika diberi ruang, Curacao memiliki kemampuan menciptakan peluang melalui serangan balik cepat.
Baca Juga: Koeman Ingatkan Belanda untuk Waspadai Swedia di Piala Dunia 2026
Head to Head dan Performa Terbaru
Pertandingan ini menjadi pertemuan kompetitif pertama antara kedua negara. Tidak ada catatan head to head sebelumnya yang bisa dijadikan acuan.
Lima pertandingan terakhir Ekuador menunjukkan performa yang relatif stabil. Sebelum kalah dari Pantai Gading, mereka mengalahkan Guatemala 3-0 dan Arab Saudi 2-1 serta menahan imbang Belanda dan Maroko.
Sebaliknya, Curacao masih kesulitan menghadapi tim-tim besar. Dalam lima pertandingan terakhir mereka kebobolan 18 gol, termasuk saat menghadapi Jerman, Skotlandia, Australia, dan RRC.
Perbedaan kualitas skuad, pengalaman turnamen besar, serta kedalaman tim membuat Ekuador lebih difavoritkan.
Meski demikian, Curacao sudah membuktikan mereka mampu memberikan perlawanan jika lawan kehilangan fokus.
Baca Juga: Hadapi Pantai Gading di Piala Dunia 2026, Jerman Siap Turunkan Skuad Terkuat
Prediksi Susunan Pemain
Ekuador (4-4-2):
Galindez; Franco, Pacho, Ordonez, Hincapie; Yeboah, Caicedo, Vite, Angulo; Valencia, Plata.
Pelatih: Sebastian Beccacece.
Curacao (4-3-1-2):
Room; Floranus, Bazoer, Obispo, Fonville; Comenencia, L. Bacuna, J. Bacuna; Chong; Locadia, Hansen.
Pelatih: Dick Advocaat.
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao
Secara kualitas individu maupun kolektif, Ekuador masih berada beberapa tingkat di atas Curacao. Tekanan untuk menang juga diperkirakan membuat La Tri tampil agresif sejak menit awal.
Curacao berpotensi memberikan perlawanan pada fase-fase tertentu pertandingan. Namun, pengalaman dan kedalaman skuad Ekuador seharusnya cukup untuk mengamankan tiga poin penting.
Prediksi skor: Ekuador 2-0 Curacao.
Jadwal dan Siaran Langsung
Kompetisi: Piala Dunia 2026
Pertandingan: Ekuador vs Curacao
Stadion: Kansas City Stadium
Hari/Tanggal: Minggu, 21 Juni 2026
Kick-off: 07.00 WIB
Siaran langsung: TVRI dan TVRI Sport
Live streaming: FolaPlay, MaxStream