JawaPos.com - Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina dipastikan berlangsung dalam atmosfer yang sangat panas.
Bukan hanya karena rivalitas panjang kedua negara, tetapi juga dominasi suporter Argentina yang diprediksi akan memenuhi Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat.
Laga yang digelar pada Rabu (15/7/2026) waktu setempat itu diperkirakan menghadirkan lebih dari 50 ribu pendukung Argentina. Jumlah tersebut membuat Inggris berpotensi bermain layaknya tim tamu, meski pertandingan berlangsung di venue netral.
Sementara itu, suporter Inggris diperkirakan hanya berjumlah sekitar 30 ribu orang. Selisih yang cukup jauh tersebut diyakini akan menciptakan tekanan psikologis tersendiri bagi skuad asuhan Thomas Tuchel sejak peluit pertama dibunyikan.
Atmosfer panas sebenarnya sudah mulai terasa beberapa hari sebelum pertandingan. Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan bentrokan antara pendukung Inggris dan Argentina usai kemenangan The Three Lions atas Norwegia pada babak sebelumnya.
Insiden tersebut membuat aparat keamanan Amerika Serikat meningkatkan pengamanan di sekitar stadion maupun kawasan yang menjadi pusat berkumpulnya para suporter.
Baca Juga: Ketegangan Ruang Ganti Inggris Warnai Persiapan Semifinal Piala Dunia FIFA 2026 Kontra Argentina
Kepolisian Atlanta menyiapkan sekitar 1.800 personel gabungan yang terdiri dari polisi, petugas sipil, hingga aparat federal dan negara bagian.
Polisi berkuda juga akan diterjunkan untuk membantu pengamanan selama pertandingan berlangsung.
Tak hanya mengawasi situasi di dalam stadion, aparat juga akan berjaga di sejumlah titik nonton bersama atau fan zone. Diperkirakan ribuan suporter tanpa tiket akan memadati Centennial Olympic Park dan Decatur Square untuk menyaksikan pertandingan melalui layar raksasa.
Kepala Kepolisian Atlanta, Darin Schierbaum, memastikan seluruh personel akan bekerja maksimal demi menjaga keamanan laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbesar sepanjang turnamen.
Menurutnya, banyak petugas bahkan dijadwalkan menjalani shift hingga 12 jam karena tingginya antusiasme suporter dari kedua negara.
Di tengah tekanan tersebut, Inggris tetap percaya diri menatap laga semifinal. Sumber di internal tim menyebut para pemain sudah terbiasa menghadapi berbagai tantangan sejak awal turnamen dan siap kembali membuktikan kualitas mereka.
Tim asuhan Thomas Tuchel dinilai memiliki peluang besar untuk mengakhiri dominasi Argentina apabila mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan.
Meski atmosfer stadion diperkirakan lebih banyak berpihak kepada lawan, hal itu diyakini tidak akan mengurangi semangat para pemain Inggris.
Pertemuan Inggris dan Argentina memang selalu menghadirkan cerita tersendiri. Rivalitas yang telah berlangsung selama puluhan tahun membuat setiap duel kedua tim selalu dipenuhi tensi tinggi, baik di lapangan maupun di tribun penonton.
Laga kali ini pun diprediksi menjadi salah satu pertandingan dengan jumlah penonton terbesar di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Rekor Timnas Inggris di Semifinal Piala Dunia, Mampukah Akhiri Kutukan Kontra Argentina?
Siaran pertandingan diperkirakan disaksikan sekitar 25 juta penonton di Inggris, sementara secara global jumlah pemirsanya diprediksi menembus lebih dari 500 juta orang.
Menariknya, Inggris juga mendapat dukungan dari Jerman. Setelah tim Panser tersingkir dari turnamen, sebagian publik Jerman kini memberikan dukungan kepada The Three Lions, terutama karena sosok Harry Kane yang tampil luar biasa bersama Bayern Munchen musim lalu.
Dengan tekanan dari puluhan ribu suporter Argentina dan tingginya ekspektasi publik dunia, Inggris kini dituntut membuktikan bahwa mereka mampu mengatasi tantangan, baik di atas lapangan maupun dari atmosfer panas yang akan menyelimuti Stadion Mercedes-Benz.