← Beranda
Tegas! Begini Tanggapan Ma'ruf Amin Soal Amien Rais
Imam Solehudin• Sabtu, 28 April 2018 | 04.02 WIB
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Maruf Amin meminta tempat ibadah tak dijadikan sebagai lokasi kampanye

JawaPos.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Ma'ruf Amin angkat suara terkait pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais. Yakni soal kegiatan pengajian yang harus disisipkan politik.


Kiai Ma'ruf mengaku tidak sependapat dengan Amien.


"Itu yang kita harapkan, jangan ada menggunakan tempat ibadah, kantor pemerintahan, pengajian-pengajian dijadikan sebagai forum untuk kampanyelah ringkasannya," ujarnya usai menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat (27/4).


Menurutnya, pengajian tidak boleh dipolitisasi untuk kepentingan politik jangka pendek.


Namun, boleh saja jikalau pengajian itu disisipi dengan politik keagamaan, kebangsaan dan kenegaraan harus.


"Kalau politik yang tidak dijiwai agama kan nanti jadi politik tidak santun, kemudian money politik," tukas Kiai Ma'ruf.


Diberitakan sebelumnya, saat berpidato di Balai Kota beberapa waktu lalu, Amien mengatakan, Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu adalah keajaiban bagi umat Islam.


Rendahnya survei, nyatanya tidak menjadi tolak ukur kemenangan. Hingga akhirnya, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno lah yang jadi pemenangnya.


Amien menilai, DKI sebagai miniatur Indonesia bisa mengulang kemenenangan ini di pemilu 2019.


"Nah kalau di DKI kita diberi oleh Allah keajaiban itu, Insya Allah tahun depan akan ada keajaiaban yang lebih besar lagi," ucap dia.


Dia meminta agar momentum itu tidak hilang. "Ini baru jelang pilpres, ustazah kalau peduli negara, pengajian disisipkan politik itu harus, harus itu," kata Amien.

EDITOR: Imam Solehudin