← Beranda
Temui PP Muhammadiyah, Partai Gema Bangsa Bahas Etika dan Desentralisasi Politik
Sabik Aji Taufan• Kamis, 1 Oktober 2026 | 13.04 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bersama Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq. (Istimewa)
 
JawaPos.com - Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa membahas mengenai etika dan desentralisasi politik saat berkunjung ke Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta. 
 
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menerima langsung Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq bersama rombongan. Kedua pihak membahas dinamika sosial politik.
 
Rofiq mengatakan, gagasan dari para tokoh bangsa penting diserap dalam upaya menciptakan kemandirian bangsa. Pasalnya, mereka memiliki pemahaman visioner yang bisa dimanfaatkan untuk pengambilan kebijakan.
 
"Pertemuan ini merupakan bagian dari agenda kebangsaan untuk mempertajam misi dan cita-cita mulia, yaitu Kemandirian Bangsa dan Desentralisasi Politik Partai Gema Bangsa," kata dia, Rabu (30/9).
 
Baca Juga: Kemenag Gelontorkan Rp 85,84 Miliar untuk Pemulihan Ratusan Madrasah Terdampak Bencana Sumatera
 
Rofiq merasa memiliki kedekatan dengan Muhammadiyah. Oleh karena itu, berbagai masukan yang disampaikan oleh Haedar dianggap sebagai dukungan moril dalam memperjuangkan kepentingan bangsa.
 
"Bagaimanapun, secara historis dan personal, saya pernah lahir dan berproses di tubuh Muhammadiyah," imbuhnya.
 
Dalam pertemuan ini membicarakan tentang penguatan etika politik, kedaulatan ekonomi, pendidikan, serta peran kekuatan masyarakat sipil dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam merawat persatuan nasional di tengah tantangan global maupun domestik.
 
Muhammadiyah juga mendukung gagasan urgensi desentralisasi politik dalam mewujudkan kemandirian bangsa. Oleh karena itu, partai harus lebih adaptif dan moderat.
 
Gagasan yang dibuat harus mudah diterima publik. Nasihat ini yang menjadi pedoman Partai Gema Bangsa dalam gerakan politiknya.
 
"Seperti seorang ayah menasehati anaknya. Kami terima kasih dan berkomitmen bekerja keras untuk memastikan Partai Gema Bangsa duduk di Senayan memperjuangkan kemandirian bangsa dan desentralisasi poltik," pungkasnya.
EDITOR: Sabik Aji Taufan