← Beranda
Prediksi Israel vs Italia Kualifikasi Piala Dunia 2026: Misi Gennaro Gattuso Memantapkan Pakem, Moise Kean dan Mateo Retegui Merasa Nyaman
Rizka Perdana Putra• Selasa, 9 September 2025 | 00.42 WIB
Selebrasi Moise Kean setelah mencetak gol untuk Fiorentina. (Istimewa)

JawaPos.com– Allenatore Italia Gennaro Gattuso menjalani debut memuaskan seiring kemenangan 5-0 atas Estonia di Bergamo (6/9). Hasil laga ketiga grup I kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA itu menunjukkan skema 4-4-2 yang diusung Ringhio –julukan Gennaro Gattuso – berdampak positif bagi Gli Azzurri, sebutan Italia.

Tetapi, pakem baru itu baru sekali dimainkan dan butuh pemantapan. Gattuso bisa memantapkan skema mainnya tersebut saat Italia menghadapi Israel dalam lanjutan kualifikasi grup I di Stadion Nagyerdei, Debrecen, Hungaria, dini hari nanti (siaran langsung Vision+ pukul 01.45 WIB). Di atas kertas, Israel yang menduduki ranking ke-75 dunia jelas lawan lebih berat ketimbang Estonia (peringkat ke-126 FIFA).

Baca Juga: Penantian Marc Klok Berbuah Manis, Bintang Persib Bandung Comeback ke Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert

Main Lebih Seimbang

Italia tampil sangat ofensif saat menghadapi Estonia. Dalam beberapa momen, Gli Azzurri memainkan 4-2-4 dengan dua penyerang tengah (Moise Kean dan Mateo Retegui) serta dua winger (Matteo Politano dan Mattia Zaccagni) merangsek ke sepertiga akhir permainan. 

Menghadapi Israel, Gattuso tidak ingin mengambil risiko bermain all-out attack. Dia ingin permainan yang seimbang. ”Ketika level permainan meningkat, kami harus lebih seimbang,” kata Gattuso dikutip dari La Gazzetta dello Sport. ”Beberapa kali kami kecolongan di ruang belakang saat melawan Estonia. Kami akan mempelajari Israel dengan cermat,” sambung gelandang Italia saat memenangi Piala Dunia 2006 tersebut.

Baca Juga: Ngerinya Skuad Persib Bandung Jelang Hadapi Persebaya Surabaya! 6 Pemain Perkuat Timnas Indonesia

Kean-Retegui Merasa Nyaman

Gattuso kemungkinan besar masih tetap mempercayakan duet penyerang Italia kepada Kean dan Retegui. Saat lawan Estonia, keduanya tampil impresif. Kean mencetak satu gol dan Retegui membukukan dua gol. Kean menyebut jika dia merasa nyaman bermain bersama Retegui dalam formasi 4-4-2.

”Kami bersenang-senang. Inilah kenikmatan dalam sepak bola,” kata Kean kepada Sky Sport Italia. ”Saya cocok (berduet) dengan Mateo. Dia penyerang hebat dan kami membuktikan bahwa kami bisa bekerja sama. Kami berharap bisa mencetak lebih banyak gol bersama,” beber striker 25 tahun yang kini membela ACF Fiorentina tersebut.

Retegui menyampaikan penilaian senada. Meski baru sekali berduet dengan Kean, striker klub Saudi Pro League Al Qadsiah SFC itu sudah merasa klop. ”Sejak awal kami sudah sangat akrab dan saya bisa bermain dengan semua penyerang, Pio (Francesco Pio Esposito), (Gianluca) Scamacca, (Lorenzo) Lucca,” tutur Retegui kepada RAI Sport.

Baca Juga: Bongkar Peran Rahasia Achmad Jufriyanto! Bisa Jadi Batu Sandungan Persebaya Surabaya di GBLA

Butuh Menang untuk Saingi Norwegia

Saat ini Italia masih menempati posisi ketiga di klasemen grup I dengan 6 poin dari 3 laga. Artinya, Gli Azzurri masih di luar playoff zona UEFA (peringkat kedua). Sementara juara grup berhak lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026.

Gianluigi Donnarumma dkk punya kesempatan menggeser Israel (9 poin dari 4 laga) dari posisi runner-up jika menang dini hari nanti. Pemuncak klasemen adalah Norwegia dengan 12 poin dari 4 laga. ”Kami harus menang (atas Israel) untuk tetap membuka peluang lolos langsung,” tegas Gianluigi Buffon, kepala delegasi timnas Italia, di lama resmi FIGC (PSSI-nya Italia).

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pekan Ke-5 Super League 2025/2026! Persib Bandung Ditantang Persebaya Surabaya di GBLA

EDITOR: Hendra