JawaPos.com – Arsenal bertekad menunjukkan usaha mereka agar tetap berada dalam jalur perebutan gelar juara Liga Inggris kala menjamu Manchester City di Stadion Emirates, Minggu (21/9). Sang pelatih, Mikel Arteta, jelas akan bertekad menjaga tren positif skuat asuhannya usai kemenangan beruntun atas Nottingham Forest dan Athletic Bilbao.
The Gunners sempat tersandung di Anfield dalam laga besar pertama mereka di pekan ketiga musim ini saat kalah dari juara bertahan Liverpool. Tendangan bebas gemilang Dominik Szoboszlai menjadi gol satu-satunya yang bersarang ke gawang David Raya di awal musim ini. Tercatat tak banyak kesalahan di Merseyside, tetapi kurangnya kreativitas dalam membangun serangan terbukti merugikan skuad Mikel Arteta yang setidaknya bisa mengamankan satu poin dalam laga tersebut.
Namun demikian, Arsenal juga memiliki memori indah sebagai modal kuat: kemenangan telak atas The Citizens dengan skor 5-1 musim lalu. Ujian berat pun menanti Pep Guardiola yang masih terus meracik strategi terbaik untuk menjegal tim tamu.
Berikut prediksi starting line-up Arsenal dengan formasi (4-3-3):
David Raya (Penjaga Gawang)
Satu-satunya gol yang diterima Raya untuk The Gunners musim ini adalah gol kelas dunia Szoboszlai di Anfield lewat hadiah tendangan bebas. Belum ada skema open play yang mampu menaklukkan pertahanan tim London utara ini. Raya mampu tampil impresif saat dibutuhkan, tetapi ia juga diuntungkan karena bekerja di balik tembok lini belakang yang luar biasa tangguh. Empat bek sejajar di depannya banyak membantu kiper Spanyol ini untuk terus mencatatkan clean sheet.
Jurrien Timber (Bek Kanan)
Timber telah menunjukkan performa gemilang dalam dua kemenangan beruntun atas Forest dan Bilbao, tetapi ia bakal menghadapi tugas berat untuk meredam kecepatan Jeremy Doku di akhir pekan ini. Pemain Belgia tersebut sedang dalam performa yang sangat baik, namun Timber juga memilki kepercayaan diri tinggi untuk meredam eksplosivitas winger-winger kelas dunia, bahkan sekaliber Cody Gakpo.
William Saliba (Bek Tengah)
Cristhian Mosquera tampil sempurna sejak cederanya Saliba di beberapa laga terakhir Arsenal, tetapi pemain kelahiran Prancis itu akan kembali ke susunan pemain akhir pekan ini. Arteta kini memiliki kedalaman lini pertahanan yang luar biasa. Duet Saliba dan Gabriel akan kembali mewarnai Liga Inggris. Koneksi keduanya akan kembali menguji kelihaian Erling Haaland dalam menembus tembok raksasa terkuat di Eropa.
Gabriel Magalhaes (Bek Tengah)
Gabriel terus-menerus berkonflik dengan Erling Haaland dalam laga-laga musim lalu. Reuni keduanya merupakan jaminan bahwa adegan-adegan seru bakal tersaji di kotak penalti The Gunners. Striker jangkung Norwegia ini juga sedang dalam performa yang luar biasa, dengan 12 gol yang telah dicetaknya musim ini untuk klub dan negaranya. Baru-baru ini, ia juga mengukir rekor sebagai pemain tercepat yang mencetak 50 gol di Liga Champions. Prestasi yang jelas akan merepotkan Gabriel-Saliba.
Riccardo Calafiori (Bek Kiri)
Calafiori tampil di sisi kiri lini belakang yang tangguh. Ia diperkirakan akan tetap dipercaya sebagai starter. Kini, Calafiori akan berhadapan dengan Bernardo Silva. Meski sudah berumur, kreativitas dan kemampuan skill individunya bisa saja merepotkan bek asal Italia ini.
Mikel Merino (Gelandang Tengah)
Meskipun Arteta menolak untuk mencoret Martin Odegaard buntut dari cedera pundaknya pekan lalu, Merino tampaknya akan kembali mendapatkan kesempatan bermain di lini tengah. Pemain timnas Spanyol ini memberikan banyak energi dan ancaman dalam upaya-upaya Arsenal mencetak gol dari lini tengah. Memanfaatkan ruang-ruang sempit di kotak penalti lawan, Merino bisa menjadi striker bayangan yang merepotkan Ruben Dias dan Josko Gvardiol.
Martin Zubimendi (Gelandang Tengah)
Zubimendi mencetak dua gol kejutan melawan Forest akhir pekan lalu, dengan tendangan voli yang memukau dan sundulan impresif untuk membuka rekening golnya dalam balutan seragam tim London utara ini. Ia akan lebih fokus pada tugas-tugas pertahanannya di laga melawan City. Ancaman nyata akan datang dari Phil Foden yang selalu memanfaatkan ruang antar lini, membingungkan gelandang dan bek Arsenal sepanjang 90 menit.
Declan Rice (Gelandang Tengah)
Rice yang andal akan menjadi mesin permainan Arsenal. Ia bakal menampilkan umpan bola mati yang ganas dan stamina yang impresif. Ia bisa menjadi pembeda di lini tengah. Duelnya akan tersaji melawan Tijjani Reijnders. Sama-sama berperan sebagai box-to-box, duel antar dua gelandang pekerja keras ini tak akan terhindarkan. Siapa yang memenangkan penguasaan bola, dialah pemenangnya.
Noni Madueke (Sayap Kanan)
Sama seperti Odegaard, Bukayo Saka diragukan tampil dan kemungkinan besar tidak akan bermain di laga krusial melawan City ini. Namun, Arteta tidak akan khawatir, karena Madueke telah menarik perhatian dalam menggantikan rekan senegaranya tersebut. Kecepatan serta keberaniannya dalam menusuk pertahanan lawan kerap dipamerkan winger Chelsea ini. Madueke langsung membungkam kritik dari para fans Arsenal yang menolak kedatangannya di awal transfer.
Eberechi Eze (Sayap Kiri)
Eze belum sepenuhnya nyaman di sayap kiri dan kini menghadapi persaingan dari Gabriel Martinelli. Tetapi, pilar baru yang dibeli dari Crystal Palace ini tetap bisa menjadi pembeda di setiap menitnya di lapangan. Kreativitasnya tak kalah dari Bernardo, dan bisa jadi penentu di kotak penalti lawan.
Viktor Gyokeres (Striker)
Gyokeres telah mencetak gol di kedua laga kandang Arsenal musim ini, tetapi ia akan menghadapi lawan yang lebih berat daripada Leeds United dan Forest. Striker Swedia ini akan dinilai berdasarkan penampilannya di laga-laga besar seperti saat melawan City ini. Dias dan Gvardiol siap mengunci posisinya. Tetapi kemampuannya sebagai ujung tombak utama bisa dipastikan akan banyak mengancam gawang Gianluigi Donnarumma.