← Beranda
Prediksi Starting Line-up Manchester City vs Burnley: Tanpa Kehadiran Abdukodir Khusanov, Lini Pertahanan The Citizens Wajib Waspada
Bramasta JP• Sabtu, 27 September 2025 | 20.51 WIB
Abdukodir Khusanov jadi anak kesayangan Pep Guardiola di tiga pertandingan terakhir sebelum mengalami cedera. (Dok. Manchester City)
 

JawaPos.com – Manchester City tidak terlihat menderita dalam pertandingan Piala Carabao pertengahan minggu ini setelah menyingkirkan Huddersfield Town dari ajang tersebut, menandai kebangkitan The Citizens usai seri melawan tim papan atas lainnya.

Man City harus puas meraih hasil imbang melawan pesaing calon juara Arsenal, rotasi di tengah pekan telah dilakukan Pep Guardiola menjelang pertandingan Liga Inggris Sabtu (27/9) malam WIB.

Burnley akan menjadi bantu sandungan dan siap mengejutkan Man City, dan berdasarkan apa yang ditampilkan The Clarets melawan Liverpool dua minggu lalu, seharusnya The Citizens tak boleh meremahkan tim promosi ini.

Pertandingan yang digelar di Stadion Etihad ini akan menjadi panggung lainnya bagi Erling Haaland untuk menambah catatan gol menawannya, meski sempat di ragukan tampil. Tetapi, Guardiola mengonfirmasi bahwa striker andalannya itu siap bertarung di lapangan.

Tetapi, tim biru Manchester ini harus kehilangan sosok Abdukodir Khusanov, yang tampil gemilang di tiga pertandingan terakhir sebelum mengalami cedera saat melawan Arsenal, yang diperkirakan baru bisa bermain di pertengahan Oktober.

Berikut Prediksi Starting Line-up Manchester City Asuhan Guardiola dengan Formasi 4-1-4-1.

Gianluigi Donnarumma (Kiper)

Kiper asal Italia ini merupakan salah satu dari beberapa pemain inti Man City yang mendapatkan waktu istirahat di pertengahan pekan, dan ia dipastikan akan kembali tampil dengan bugar 100 persen pada Sabtu (27/9) malam WIB.

Donnarumma harus kembali menunjukkan penampilan gemilangnya setelah sempat melakukan blunder fatal ketika Gabriel Martinelli mencetak gol penyeimbang skor akhir pekan lalu, sekaligus gol pertama yang bersarang di jala gawang kiper 26 tahun ini saat berseragam Man City.

Matheus Nunes (Bek Kanan)

Dengan Abdukodir Khusanov yang kembali absen karena cedera, Guardiola akan memilih antara Nunes dan Rico Lewis untuk mengisi pos di bek kanan hingga pertengahan Oktober mendatang ketika pemain internasional Uzbekistan tersebut kembali.

Pilihannya masih belum pasti, tetapi Nunes belakangan ini lebih disukai sang pelatih. Namun, pastinya cara bertahannya tak secemerlang yang ditunjukkan Khusanov dalam tiga laga terakhir. Jadi, jajaran lini belakang The Citizens harus waspada tanpa kehadiran sang pemain kunci.

Ruben Dias (Bek Tengah)

Bek andalan Man City di posisi box-back akan diuji dalam transisi andalan Scott Parker yang dimotori oleh Lyle Foster yang cerdas dan Jaidon Anthony dengan kecepatannya. Harusnya Man City bisa membaca skema serangan milik Burnley satu ini.

Tetapi, pengalaman Dias tak bisa dibohongi lagi, ia akan kembali memimpin lini belakang setelah dicadangkan pada pertandingan melawan Huddersfield. Jadi, kondisi pemain Portugal ini pastinya 100 persen bugar.

Josko Gvardiol (Bek Tengah)

Sama seperti Ruben Dias, bek kebangsaan Kroasia ini juga tidak ikut bertandang ke markas Huddersfield pertengahan pekan ini, dan akan kembali berduet dengan Dias di bek tengah pada pertandingan melawan The Clarets.

Gvardiol menjadi kunci kekuatan jantung pertahanan Man City saat melawan Arsenal. Pesepak bola berusia 23 tahun ini mencatatkan sembilan sapuan bola, enam diantaranya dengan kepala. Selain itu, ia juga memenangkan duel perebutan bola sebanyak enam kali dari delapan.

Nico O’Reilly (Bek Kiri)

Menjadi salah satu wonderkid yang dipromosikan dari akademi Man City ini, yang awalnya bermain sebagai gelandang, tetap Guardiola menyulapnya menjadi pilihan utama di sisi bek kiri sementara Rayan Ait-Nouri absen karena cedera.

Bahkan, O’Reilly menggeser Nathan Ake sebagai opsi pelapis. Pemain berusia 20 tahun ini menjadi bek kiri yang lebih menyerang dengan peran inverted full-back. Sebagai pesepak bola modern pasti mudah baginya memainkan fungsi permainan seperti itu.

Rodri (Gelandang Bertahan)

Awal musim ini terbilang cukup tenang bagi peraih Ballon d’Or 2024 ini, yang tentu saja tidak tampil di ajang kurang penting seperti putaran ketiga Piala Carabao. Guardiola masih mengelola waktu bermain gelandang Spanyol tersebut.

Pastinya City tak ingin kehilangan lagi sosok penting seperti Rodri sebagai jendral lapangan tengah. Ketenangannya dalam bertahan memberi aura yang berbeda untuk setidaknya membiarkan rekan-rekan lainnya membantu serangan.

Savinho (Sayap Kanan)

Pemain Brasil ini mencetak gol pertamanya di laga debutnya pertengahan pekan ini dan tampaknya akan menandatangani perpanjangan kontrak baru dengan The Citizens meskipun ada minat kuat dari Tottenham Hotspur.

Savinho diprediksi akan memulai musim ini dengan baik. Setelah sumbangan satu golnya tersebut, ia akan memberi persaingan berarti bagi sang kapten, Bernardo Silva, memperebutkan sisi penyerangan kanan ini.

Phil Foden (Gelandang Tengah)

Tanggung jawab yang lebih besar bagi Foden mungkin akan memaksimalkan potensinya musim ini, setelah ia kesulitan sepanjang musim 2024/2025 menandai penurunan kolektif tim peraih treble dua tahun lalu.

Ada banyak tanda-tanda positif dalam beberapa pekan terakhir, terutama saat memimpin skuad Guardiola di Piala Carabao dengan sumbangan gol dan assist-nya. Kini, pemain berusia 25 tahun ini akan kembali diandalkan menjadi pengeksplor ruang antarlini Burnley.

Tijjani Reijnders (Gelandang Tengah)

Dalam skuad Man City yang mungkin akan lebih transisional, Reijnders, sang pembawa bola yang ulung, memiliki peran besar di setiap menitnya. Ia tampil gemilang Minggu lalu, dan hanya tampil dari bangku cadangan saat melawan Huddersfield.

Reijnders akan beduel dengan gelandang box-to-box Burnley yang juga dikenal sebagai gelandang pekerja keras, Josh Cullen, telah menunjukkan penampilan gemilangnya saat tim promosi ini merebut kemenangan pertama mereka atas Sunderland.

Jeremy Doku (Sayap Kiri)

Winger asal Belgia ini terkadang hanya mengandalkan senjata utamanya dengan mengajak pemain bertahan lawan duel satu lawan satu, dan tampaknya permainan Doku telah meningkat setelah awal kariernya yang kurang konsisten di Manchester City.

Ia akan menjadi tumpuan di sisi kiri setelah kepergian Jack Grealish ke Everton. Oleh karena itu, Doku harusnya memanfaatkan kepercayaan penuh dari sang juru taktik sepanjang musim 2025/2026 dengan target trofi untuk Man City.

Erling Haaland (Striker)

Masalah punggung memaksa Haaland keluar lebih awal dari perkiraan di markas Arsenal, sehingga ia tidak ikut serta dalam laga tandang melawan Huddersfield. Hal tersebut membuat semua penggemar The Citizens sempat khawatir.

Namun, penyerang Norwegia ini dipastikan siap bermain setelah Guardiola mengonfirmasi hal itu di konferesi pers sebelum pertandingan. Haaland menjadi ancaman berarti bagi lini pertahanan Burnley, yang dipimpin Hjalmar Ekdal.

EDITOR: Edi Yulianto