← Beranda
Komentar Para Pemain Atletico Madrid soal Kontroversi Wasit di Derby Madrid
M Shofyan Dwi Kurniawan• Rabu, 23 September 2026 | 00.44 WIB
ig @atleticodemadrid

JawaPos.com - Kemenangan 2-1 Atletico Madrid atas Real Madrid di Metropolitano memang menghasilkan tiga poin penting. Namun, setelah pertandingan berakhir, pembicaraan justru lebih banyak tertuju pada keputusan wasit.

Beberapa insiden kontroversial menjadi sorotan, termasuk pelanggaran Cristian Romero terhadap Jude Bellingham, tekel Kang-In Lee kepada Federico Valverde, hingga kartu merah Dean Huijsen yang diberikan setelah Atletico mendapatkan penalti.

Para pemain Atletico pun tidak luput dari pertanyaan mengenai kontroversi tersebut. Giuliano Simeone, Alex Baena, dan Jan Oblak akhirnya memberikan pandangan masing-masing setelah pertandingan.

Giuliano Simeone Membela Wasit

Giuliano menjadi salah satu pemain paling penting dalam kemenangan Atletico. Ia memenangkan penalti yang berujung pada kartu merah Huijsen dan kemudian memberikan assist untuk gol kemenangan Jonathan David.

Melansir Diario AS, usai pertandingan, Giuliano ditanya mengenai sorotan terhadap kinerja wasit. Pemain asal Argentina itu memilih memberikan jawaban yang cukup tenang.

“Saya sangat menghormati para wasit; terkadang mereka melakukan kesalahan. Saya sangat menghormati mereka karena, yang terpenting, mereka adalah manusia.”

Ketika ditanya apakah kontroversi tersebut berpotensi menutupi kemenangan Atletico, Giuliano menegaskan bahwa timnya lebih memilih berkonsentrasi pada apa yang bisa mereka lakukan di atas lapangan.

“Sejujurnya, kami selalu fokus pada diri kami sendiri; itulah jenis berita yang akan Anda laporkan. Kami fokus pada diri kami sendiri, pada upaya untuk meningkatkan diri.”

Giuliano juga ditanya mengenai komentar Jose Mourinho terkait wasit. Lagi-lagi, ia tidak ingin mengkritik keputusan para pengadil pertandingan.

“Saya sangat menghormati para wasit. Terkadang mereka mengambil keputusan yang tepat, terkadang mereka salah. Jika mereka membuat keputusan itu, itu karena itulah yang mereka lihat.”

Alex Baena Dukung Cristian Romero

Sementara itu, Alex Baena memberikan pandangannya mengenai insiden Cristian Romero dan Jude Bellingham pada babak pertama.

Dalam insiden tersebut, Ortiz Arias awalnya memberikan kartu kuning kepada Bellingham. Setelah VAR melakukan intervensi, keputusan tersebut dibatalkan dan kartu kuning justru diberikan kepada Romero.

Baena menilai pelanggaran tersebut tidak layak berujung kartu merah untuk bek Atletico itu.

“Saya melihat insiden Cuti, dan saya pikir kedua pemain sama-sama berebut bola. Saya rasa ini pertama kalinya kartu kuning dibatalkan.”

“Kami mengenal Cuti: dia pemain yang sangat agresif dan selalu berusaha keras merebut bola. Saya rasa itu tidak pantas mendapat kartu merah; kartu kuning sudah cukup dan saya setuju dengan itu.”

Baena juga memberikan pujian terhadap cara Ortiz Arias memimpin pertandingan. Menurutnya, wasit mampu membuat pertandingan berjalan dengan ritme yang baik.

“Wasit membiarkan jalannya pertandingan cukup lancar, yang bagus untuk para penonton. Pertandingan tidak sering dihentikan, dan itu menguntungkan kelancaran permainan.”

Jan Oblak Punya Pandangan Berbeda

Jan Oblak memberikan respons yang sedikit berbeda ketika ditanya mengenai dua keputusan kontroversial dalam pertandingan tersebut.

Kiper Atletico itu ditanya tentang insiden Romero dan penalti yang akhirnya membuat Huijsen menerima kartu merah. Menurut Oblak, kedua keputusan tersebut sudah jelas setelah ditinjau VAR.

“Wasit meninjau kembali kedua insiden tersebut dan membuat keputusannya. Saat melawan Villarreal, mereka meniup peluit untuk melawan kami (Le Normand), dan saya pikir ini pun sama.

“Keduanya adalah kartu merah; itulah keputusan mereka. Mereka telah meninjaunya, dan tidak ada lagi yang perlu dikatakan.”

Kontroversi memang masih menjadi bagian besar dari pembicaraan setelah derby Madrid tersebut. VAR memainkan peran penting dalam beberapa keputusan, sementara Real Madrid terus mempertanyakan sejumlah keputusan yang diambil selama pertandingan.

Di sisi lain, para pemain Atletico memilih menempatkan fokus pada hasil pertandingan. Giuliano, Baena, dan Oblak pada dasarnya menunjukkan bahwa mereka menerima keputusan yang telah dibuat dan ingin kemenangan Atletico tetap menjadi perhatian utama.

EDITOR: Hanny Suwindari