JawaPos.com - Roberto Mancini tanggapi laporan mengenai kasus dugaan pelanggaran finansial yang melibatkan Manchester City di Liga Inggris. Mantan pelatih The Citizens itu menegaskan bahwa persoalan itu bukan lagi urusannya.
Dugaan pelanggaran itu mencakup periode ketika Mancini menangani Manchester City pada 2009 hingga 2013.
Salah satu tuduhan yang diajukan Premier League pada 2023 menyebut Manchester City tidak memberikan informasi secara lengkap mengenai pembayaran kepada pelatih dalam kontrak yang relevan.
Baca Juga: Norwegia Batasi Akses Media kepada Erling Haaland Setelah Kasus Laporan Manchester City Mencuat
Periode itu bertepatan dengan masa kepemimpinan Mancini di Manchester City. Pelatih asal Italia itu membawa klub meraih gelar Premier League pada musim 2011/2012 yang menjadi gelar liga pertama Manchester City dalam 44 tahun.
Laporan mengenai persoalan itu juga sebelumnya dikaitkan dengan penghasilan Mancini. Menurut media Jerman Der Spiegel, Mancini disebut pernah menerima gaji pokok sebesar GBP 1,45 juta (sekitar Rp 34,5 miliar) dan tambahan GBP 1,75 juta (sekitar Rp 41,7 miliar) sebagai konsultan untuk sebuah tim yang dikendalikan pemilik Manchester City, Sheikh Mansour, di Abu Dhabi.
Namun, Mancini menegaskan dirinya tidak ingin terlibat dalam persoalan itu. Mancini menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers pada Minggu (27/9) di Bursa, Turki, menjelang pertandingan UEFA Nations League.
“Ini bukan masalah yang menyangkut saya. Ini bukan sesuatu yang baru karena masalah ini sudah dibahas selama empat atau lima tahun terakhir,” kata Mancini dikutip dari ESPN.
Baca Juga: Roy Keane Balas Rodri soal Manchester City: Mereka Memilih Curang
Mancini juga mempertanyakan laporan mengenai putusan terhadap Manchester City. Pelatih Timnas Italia itu menegaskan bahwa dugaan adanya kontrak ganda bukan persoalan yang menjadi tanggung jawabnya.
“Manchester City belum dinyatakan bersalah dan dugaan kontrak ganda bukan urusan saya. Itu masalah mereka, bukan masalah saya,” ujar Mancini.
Mancini menangani Manchester City selama empat musim. Selain mengantarkan klub meraih gelar Premier League 2011/2012, Mancini juga membawa Manchester City menjuarai Piala FA pada 2011.
Setelah meninggalkan Manchester City, Mancini melanjutkan kariernya sebagai pelatih sejumlah tim dan kembali menangani tim nasional Italia untuk periode kedua pada 2026.
Manchester City sendiri tidak secara langsung membantah laporan mengenai putusan bersalah tersebut. Dalam pernyataan pada Jumat (25/9), klub menyebut proses hukum masih berlangsung.
Premier League juga belum memberikan komentar lebih lanjut. Sebelumnya, pihak liga menyebut perkara tersebut merupakan proses yang bersifat pribadi dan rahasia.