← Beranda
Reaksi Rui Pinto Usai Man City Didakwa atas 114 Pelanggaran
M Shofyan Dwi Kurniawan• Rabu, 30 September 2026 | 15.20 WIB
Rui Pinto. (ig @ruipinto_fl)

 

 

JawaPos.com - Rui Pinto akhirnya angkat bicara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas hampir seluruh dari 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan Premier League. Sosok di balik Football Leaks itu menyebut putusan tersebut sebagai momen penting bagi sepak bola Inggris.

Pinto sebelumnya membocorkan sejumlah dokumen rahasia yang berkaitan dengan aktivitas finansial Manchester City. Kebocoran tersebut kemudian menjadi bagian dari rangkaian informasi yang ikut membuka jalan bagi investigasi terhadap klub tersebut.

Pada 2018, melalui Football Leaks, Pinto mempublikasikan berbagai dokumen internal klub yang berkaitan dengan transaksi keuangan Manchester City. Aktivitas tersebut membuatnya berhadapan dengan proses hukum dan bahkan harus menjalani masa tahanan.

Namun, bertahun-tahun kemudian, informasi yang ia bocorkan kembali menjadi sorotan setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League.

Pinto menyebutnya sebagai 'keputusan bersejarah'

Pinto ditangkap di Budapest pada 16 Januari 2019. Ia kemudian diekstradisi ke Portugal pada 21 Maret 2019 dan ditempatkan di penjara pra-persidangan di Lisbon.

Ia berada di sana hingga April 2020 sebelum dipindahkan ke tahanan rumah. Pinto kemudian dibebaskan pada Agustus tahun yang sama.

Pada September 2023, ia menerima hukuman percobaan empat tahun. Sejak 2020, Pinto juga berada di bawah perlindungan polisi dan tinggal di rumah aman dengan lokasi yang dirahasiakan karena membantu penyelidikan kepolisian Portugal.

Karena itu, putusan terhadap Manchester City memiliki arti khusus bagi Pinto.

Ketika kabar mengenai vonis tersebut muncul, The Guardian melaporkan bahwa Pinto menyebutnya sebagai "keputusan bersejarah bagi sepak bola Inggris".

Melansir Sportbible, menurut Pinto, putusan tersebut membenarkan keputusan dirinya membocorkan dokumen rahasia Manchester City kepada publik.

Ia juga menilai temuan tersebut menunjukkan bahwa persoalan City bukan sekadar pelanggaran terhadap aturan financial fair play. Pinto bahkan menuduh adanya upaya yang lebih sistematis untuk merusak aturan melalui manipulasi keuangan.

"Penipuan yang direncanakan dengan sangat teliti itu akhirnya akan dihukum, dan dampaknya tidak hanya akan menimbulkan gejolak, tetapi benar-benar menghancurkan bagi warga Cityzens."

Football Leaks dan awal terbongkarnya kasus

Pinto mendirikan Football Leaks pada 2015 dengan tujuan, menurut kata-katanya sendiri, mengungkap "sisi tersembunyi sepak bola".

Situs tersebut tidak hanya menyoroti Manchester City. Pinto juga membocorkan informasi mengenai klub-klub seperti Benfica dan FC Porto, klub yang ia dukung, serta sejumlah nama besar dalam sepak bola dunia seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Neymar.

Dalam kasus Manchester City, Pinto memberikan dokumen kepada publikasi Jerman Der Spiegel dan sejumlah media yang tergabung dalam jaringan European Investigative Collaborations.

Jumlah informasi yang diberikan sangat besar, mencapai lebih dari 70 juta dokumen yang berkaitan dengan keuangan klub dan berbagai aktivitas lainnya.

Informasi tersebut kemudian menjadi bagian dari rangkaian laporan yang memperbesar sorotan terhadap aktivitas finansial Manchester City.

Manchester City masih membantah

Meski panel independen dilaporkan menyatakan City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan, proses hukum tersebut belum sepenuhnya berakhir.

Manchester City tetap menyatakan tidak bersalah dan diperkirakan akan mengajukan banding terhadap putusan tersebut.

Artinya, konsekuensi akhir dari kasus ini masih harus menunggu proses lanjutan, termasuk keputusan mengenai sanksi dan kemungkinan banding.

Di sisi lain, perjalanan hukum Pinto juga belum sepenuhnya selesai. Dalam persidangan kedua yang berkaitan dengan aktivitasnya bersama Football Leaks, Pinto menghadapi 241 tuduhan. Ia kemudian dibebaskan dalam perkara tersebut.

Meski demikian, sosok yang berada di balik salah satu kebocoran terbesar dalam sejarah sepak bola ini masih berada dalam pengawasan hukum dan terus bekerja sama dengan kepolisian Portugal.

Kini, bertahun-tahun setelah dokumen-dokumen tersebut pertama kali dibocorkan, putusan terhadap Manchester City memberikan babak baru dalam kisah Football Leaks dan Rui Pinto.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti