JawaPos.com - Lamine Yamal kembali mencuri perhatian setelah tampil gemilang saat membantu Timnas Spanyol mengalahkan Kroasia dengan skor 4-1 di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan, Sevilla, Selasa (29/9/2026).
Winger Barcelona tersebut menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam pertandingan. Yamal mencetak dua gol dan menyumbangkan satu assist untuk membawa Spanyol meraih kemenangan meyakinkan di hadapan pendukungnya sendiri.
Gol pertama Yamal tercipta pada awal pertandingan. Pemain berusia 19 tahun itu melepaskan tembakan ke arah tiang dekat yang gagal diantisipasi kiper Kroasia, Dominik Livakovic.
Baca Juga: Libur 9 Hari Berakhir, Madura United Lakoni Uji Coba Jelang Hadapi Persik Kediri
Yamal mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengetahui karakter Livakovic karena pernah berlatih menghadapi sang kiper. Pengetahuan tersebut kemudian membantunya dalam mengambil keputusan ketika mendapat peluang di depan gawang.
"Saya sudah mengenalnya dari latihan. Saya memikirkan latihan dan apa yang biasanya dia lakukan, lalu bola masuk," kata Yamal setelah pertandingan dikutip dari Marca.
Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada babak kedua. Gol tersebut menjadi gol keduanya dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk Spanyol.
Selain mencetak dua gol, Yamal juga memberikan assist bagi rekan setimnya. Performa tersebut membuatnya kembali menjadi pusat perhatian, terutama setelah sebelumnya tampil konsisten bersama Barcelona maupun Timnas Spanyol.
Kemenangan atas Kroasia juga memiliki arti tersendiri bagi Spanyol. La Roja untuk pertama kalinya memperlihatkan trofi Piala Dunia 2026 kepada publik di kandang setelah keberhasilan mereka menjadi juara dunia.
Hasil melawan Kroasia sekaligus memperpanjang catatan tidak terkalahkan Spanyol menjadi 40 pertandingan.
Baca Juga: Dari Gelandang ke Bek Sayap! Kyohei Yoshino Bidik Target Tertinggi Persija di Super League
Yamal mengaku menikmati atmosfer yang tercipta di Sevilla. Ia berharap Spanyol bisa kembali menghadirkan trofi untuk para pendukung mereka pada kesempatan berikutnya.
"Kami sangat bersemangat bisa membawa trofi ke sini dan menunjukkannya kepada para penggemar. Bisa memenangkannya dan membawanya pulang tentu akan sangat luar biasa," ujar Yamal.
Penampilan apik tersebut kemudian membuat Yamal kembali ditanya mengenai peluangnya dalam perebutan Ballon d'Or. Ketika ditanya apakah dua gol dan satu assist melawan Kroasia menjadi tambahan alasan untuk memenangkan penghargaan bergengsi itu, jawabannya cukup singkat.
"Satu lagi," jawabnya.
Meski demikian, Yamal tidak ingin terlalu memikirkan Ballon d'Or. Ia menegaskan bahwa penghargaan individu bukan satu-satunya alasan dirinya bermain sepak bola.
"Pada akhirnya, saya tidak hanya bermain untuk Ballon d'Or ini. Saya bermain untuk diri saya sendiri, untuk para penggemar, untuk musim depan, untuk tim nasional, dan untuk terus menang," tutur pemain Barcelona tersebut.
Pemungutan suara Ballon d'Or juga telah ditutup. Karena itu, Yamal memilih tidak berspekulasi mengenai hasil akhirnya.
"Saya tidak tahu. Saya bukan orang yang memilih dan saya juga tidak tahu siapa yang menang. Saya tidak tahu apa-apa. Tunggu saja dan terus bermain," katanya.
Yamal juga mengaku sedang menikmati salah satu periode terbaik dalam kariernya. Ia merasa lebih bahagia dan bisa bermain dengan lepas di lapangan.
"Saya sudah mengatakan sebelum pertandingan melawan Feyenoord bahwa sekarang adalah momen ketika saya paling bahagia dan saya sangat menikmatinya," ucap Yamal.
Penampilan melawan Kroasia pun menjadi tambahan catatan positif bagi Yamal. Di tengah usianya yang masih muda, ia terus mendapat peran penting bersama Barcelona dan Timnas Spanyol, sekaligus menjadi salah satu pemain yang paling banyak mendapat sorotan di sepak bola Eropa.